Surat yang ditulis korban sebelum gantung diri (Humas Polres Lotim)
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya mengeluhkan adanya utang pada pinjaman online kepada orangtua serta mertuanya. Sebelum tewas, ia menuliskan surat pada bekas kotak sabun dengan warna tinta merah yang isinya korban sudah tidak sanggup dengan utangnya dan akan bunuh diri.
"Korban diduga mengakhiri hidupnya karena terjerat pinjaman online," ungkap Nicolas.
Korban sendiri baru menikah yaitu sekitar lebih 2 tahun, dan suami korban sedang berada di Malaysia. Korban sempat mengalami stres dan gangguan jiwa karena tidak kuat menerima tekanan. Ia sering ditelepon oleh orang yang tidak dikenal.
"Sekitar 2 hari yang lalu rencananya pada hari Senin ini akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pengobatan," kata Nicolas.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerima dengan ikhlas peristiwa itu sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.
Rencana pemakaman korban akan dilakukan pada hari Selasa (10/9/24) pukul 14.00 wita di rumah orangtua korban di Desa Ketapang Raya Lotim.