Prabowo akan Resmikan Bendungan Meninting NTB Senilai Rp1,43 Triliun

Mataram, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto direncanakan melakukan kunjungan singkat ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026). Dalam kunjungan perdananya sebagai Presiden ke NTB, Prabowo akan meresmikan proyek Bendungan Meninting, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.
Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik menjelaskan Presiden Prabowo hanya melakukan kunjungan singkat ke NTB. Prabowo hanya melakukan kunjungan sekitar 1 sampai 1,5 jam di NTB. Bendungan Meninting dibangun sejak 2019 dan menghabiskan anggaran sekitar Rp1,43 triliun.
"Tanggal 10 Juli 2026, bapak presiden diagendakan meresmikan Bendungan Meninting. Walaupun kunjungan beliau 1 sampai 1,5 jam, tapi banyak hal yang akan dibawa untuk kepentingan masyarakat NTB," kata Khalik di Mataram, Rabu (8/7/2026).
1. Bawa program strategis untuk masyarakat NTB

Khalik menjelaskan Prabowo dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok pada siang hari. Dari BIZAM, Prabowo akan menggunakan helikopter menuju Bendungan Meninting yang diperkirakan memakan waktu sekitar 15 menit.
Di Bendungan Meninting, Prabowo juga akan menyapa masyarakat sekitar, kemudian meresmikan bendungan yang dibangun pada era Presiden Joko Widodo itu. Diharapkan masyarakat dapat menyambut dengan antusias kedatangan Prabowo dalam kunjungan perdananya ke NTB tersebut.
"Harapan kita bagaimana masyarakat NTB bisa menyambut kedatangan presiden dengan antusias. Kemudian bisa memperlihatkan situasi yang memang NTB welcome menerima bapak presiden. Karena kedatangan bapak presiden ini dalam rangka kepentingan masyarakat secara luas. Tentu tidak saja meresmikan Bendungan Meninting, bapak presiden juga membawa program strategis bagi masyarakat NTB," ucap Khalik.
2. Gubernur NTB siapkan data-data kebutuhan masyarakat yang akan disampaikan ke Prabowo

Khalik menambahkan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait agenda tambahan Prabowo di NTB selain meresmikan Bandungan Meninting. Saat ini, informasi yang diterima, Presiden Prabowo agendanya hanya meresmikan Bendungan Meninting.
Terkait kunjungan perdana Presiden Prabowo ke NTB, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan data-data yang nantinya akan disampaikan ke PraBowo. Data-data tersebut terkait dengan program pembangunan yang perlu mendapatkan dukungan pemerintah pusat.
"Semua perangkat daerah sudah diperintahkan menyiapkan data-data. Termasuk soal jalan port to port Lembar-Kayangan, mudah-mudahan besok bisa disampaikan, Menteri PU juga hadir. Apa yang menjadi kepentingan kita disiapkan oleh perangkat daerah," kata dia.
3. Pembangunan Bendungan Meninting telan anggaran Rp1,43 triliun

Proyek pembangunan Bendungan Meninting menghabiskan anggaran sekitar Rp1,43 triliun. Proyek ini mulai dikerjakan pada 2019.
Total pagu anggaran proyek Bendungan Meninting sebesar Rp1,43 triliun lebih. Dengan rincian tahun 2020 Rp185,88 miliar, tahun 2021 Rp196,18 miliar, tahun 2022 Rp86,71 miliar, tahun 2023 Rp490,11 miliar, dan tahun 2024 Rp474,80 miliar.
Bendungan ini direncanakan memiliki kapasitas daya tampung maksimal mencapai 12,18 juta meter kubik. Selain sebagai daya tampung air dalam jumlah besar, bendungan dengan tinggi 74 meter ini juga dapat mereduksi banjir sebesar 36 meter kubik.
Selain sebagai penyuplai air baku dengan kapasitas sebesar 150 liter per detik, Bendungan Meninting yang memiliki luas genangan maksimal mencapai 53 hektare ini digunakan untuk air irigasi pertanian dengan luas lahan yang akan dialiri air irigasi mencapai 1.559 hektare. Dengan debit air yang besar, Bendungan Meninting juga memiliki potensi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,8 MW.


















