Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Ribuan Mahasiswa-Ojol di NTB Bakal Turun Aksi, Tuntut Kapolri Mundur

IMG_20250829_174540_725.jpg
Mahasiswa dan ojol di Kota Mataram menggelar konsolidasi Akbar untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran ke Mapolda NTB, Sabtu (30/8/2025) di depan Rektorat Universitas Mataram, Jumat (29/8/2025) sore. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Ribuan mahasiswa dan ojek online (ojol) bakal turun aksi ke Mapolda NTB, Sabtu (30/8/2025). Aksi ribuan mahasiswa dan ojol di NTB sebagai bentuk solidaritas terhadap Affan Kurniawan (21), driver ojol yang meninggal setelah dilindas mobil rantis Brimob saat mengantarkan makanan ke konsumen.

Pada Jumat (29/8/2025), sejak pukul 16.00 WITA sampai pukul 19.00 WITA, ratusan mahasiswa dan ojol di Kota Mataram menggelar konsolidasi Akbar di depan Rektorat Universitas Mataram. Hasil konsolidasi Akbar, sekitar 26 elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan dan lembaga swadaya masyarakat akan menggelar aksi besar-besaran di Mapolda NTB pada Sabtu (30/8/2025).

"Tuntutan kita besok ini sepakat untuk meminta DPR RI ataupun meminta Kapolri mundur dari jabatannya. Karena kita melihat kejadian tadi malam itu sudah di luar nalar dan tidak manusiawi. Itu poin tuntutan utama kita," kata Ketua BEM Universitas Mataram Lalu Nazir Huda dikonfirmasi usai konsolidasi, Jumat (29/8/2025) malam.

1. Hentikan represivitas aparat kepolisian ke massa aksi

IMG_20250829_184157_677.jpg
Mahasiswa dan Ojol menyampaikan seruan aksi pada Sabtu (30/8/2025) usai konsolidasi di depan Rektorat Universitas Mataram, Jumat (29/8/2025) malam. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain menuntut Kapolri mundur dari jabatannya, mereka juga akan menyuarakan desakan kepada Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menghentikan segala bentuk represivitas aparat kepolisian terhadap massa aksi saat terjadi demonstrasi. Mereka meminta agar Kapolda NTB memberikan ruang seluas-luasnya kepada massa aksi untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

"Bukan dihadapkan dengan pemukulan ataupun dan teror segala macam terhadap massa aksi," kata dia.

Nazir menyebutkan massa aksi yang akan turun ke jalan pada Sabtu (30/8/2025) sekitar 1.000 orang sampai 2.000 orang. Bahkan massa aksi bisa mencapai 3.000 orang karena para ojol dan driver online juga akan ikut bergabung dengan mahasiswa.

"Kita terpanggil atas nama kemanusiaan. Karena kita tidak ingin saudara-saudara kita menjadi korban selanjutnya atas kebengisan dan watak aparat negara saat ini," tambahnya.

2. Ojol di Lombok desak usut tuntas kematian Affan

IMG_20250829_174449_267.jpg
Mahasiswa dan ojol di Kota Mataram menggelar konsolidasi Akbar untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran ke Mapolda NTB, Sabtu (30/8/2025) di depan Rektorat Universitas Mataram, Jumat (29/8/2025) sore. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, Ketua Lembaga Semeton Ojol Lombok, Syamsuddin mengatakan mereka akan ikut aksi demonstrasi ke Polda NTB pada Sabtu (30/8/2025) besok. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas para ojol terhadap Affan yang meninggal dunia dilindas mobil rantis Brimob di Jakarta.

"Kejadian di Jakarta itu kita minta keadilan. Karena saudara kita dilindas seperti itu. Kita minta keadilan, secara terbuka harus diusut tuntas," kata Syamsuddin.

3. Semua Ojol di NTB akan turun aksi

IMG_20250829_171603_968.jpg
Mahasiswa dan ojol di Kota Mataram menggelar konsolidasi Akbar untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran ke Mapolda NTB, Sabtu (30/8/2025) di depan Rektorat Universitas Mataram, Jumat (29/8/2025) sore. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Syamsuddin menyebutkan semua ojol di NTB termasuk driver online akan turun aksi bersama mahasiswa. Dia mengatakan sekitar 3.000 ojol dan driver online akan turun aksi.

"Besok semua ojol se NTB dari Lombok Timur sampai Kota Mataram ikut aksi. Ojol di Mataram sekitar 1.000 orang. Belum dari driver online roda empatnya. Semua akan turun ke lapangan. Bisa mencapai 3.000 orang," sebutnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us