Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ekonomi NTB Melesat 12,49 Persen di Triwulan IV 2025, Ternyata Ini Sebabnya!

Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi uang rupiah (Pixabay/IqbalStock)

Mataram, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada triwulan IV 2025 tumbuh melesat sebesar 12,49 persen (y-on-y).

Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut terutama didorong oleh kinerja lapangan usaha industri pengolahan yang tumbuh signifikan sebesar 137,78 persen (y-on-y), seiring meningkatnya aktivitas smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dia mengatakan capaian ini menunjukkan akselerasi pertumbuhan yang sangat kuat, ditopang oleh meningkatnya aktivitas produksi pada beberapa lapangan usaha.

"Peningkatan produksi dan pengolahan di smelter mendorong kenaikan nilai tambah industri, sehingga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada Triwulan IV 2025," kata Wahyudin di Mataram, Kamis (5/2/2026).

1. Ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan sangat tinggi

IMG_20250911_125402_038.jpg
Kepala BPS NTB Wahyudin. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Wahyudin menjelaskan selain industri pengolahan, lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi juga mencatat pertumbuhan yang tinggi, yaitu sebesar 28,12 persen (y-on-y). Kemudian kategori perdagangan besar dan eceran juga mendorong pertumbuhan ekonomi NTB yaitu tumbuh sebesar 12,29 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tinggi pada Triwulan IV-2025 terutama didorong oleh kinerja ekspor barang dan jasa yang mencatat pertumbuhan sangat tinggi sebesar 103,11 persen (y-on-y). Hal ini, kata dia disebabkan oleh peningkatan nilai ekspor komoditas pertambangan dan hasil industri pengolahan, khususnya dari aktivitas smelter PT AMNT.

2. Pertumbuhan tertinggi dalam empat tahun terakhir

Smelter AMMAN di Sumbawa Barat, NTB. (dok. Pemprov NTB)
Smelter AMMAN di Sumbawa Barat, NTB. (dok. Pemprov NTB)

Wahyudin menyebutkan pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan IV 2025 sebesar 12,49 persen (y-on-y) merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir. Dia memaparkan pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan IV 2021 sebesar 3,16 persen, triwulan IV 2022 sebesar 7,04 persen, triwulan IV 2023 sebesar 3,66 persen, dan triwulan IV 2024 sebesar -0,5 persen.

Sementara itu, ekonomi NTB triwulan IV 2025 terhadap triwulan III 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 3,97 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 25,32 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 64,09 persen.

3. Ekonomi NTB sepanjang 2025 tumbuh 3,22 persen

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Arief Rahmat)

Meski tumbuh melesat di akhir tahun, secara akumulasi sepanjang 2025, ekonomi NTB berada di angka 3,22 persen. Penyebabnya, terjadi kontraksi ekonomi NTB selama dua triwulan pada 2025. Pada triwulan I 2025, ekonomi NTB mengalami kontraksi sebesar -1,43 persen, kemudian pada triwulan II 2025 mengalami kontraksi sebesar -0,82 persen.

Pada triwulan III 2025, ekonomi NTB mulai membaik dengan pertumbuhan sebesar 2,82 persen dan melonjak cukup tajam pada triwulan IV 2025 yaitu sebesar 12,49 persen.

Ekonomi NTB sepanjang 2025, kata Wahyudin, dari sisi produksi yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha industri pengolahan sebesar 76,37 persen. Sedangkan daribsisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 4,49 persen.

Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan IV 2025 berada di atas rata-rata nasional. Ekonomi nasional pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen, sedangkan NTB berada di angka 12,49 persen.

Namun, jika dibandingkan secara kumulatif sepanjang 2025, ekonomi NTB berada di bawah rata-rata nasional. Dimana, ekonomi nasional sepanjang 2025 tercatat sebesar 5,11 persen, sedangkan NTB di angka 3,22 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

17 Ribu Warga NTB Keluar dari Kemiskinan, BPS Beberkan 6 Penyebabnya

05 Feb 2026, 20:07 WIBNews