Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

NTB Blokir Pengiriman Sapi dari Bali dan Jawa untuk Cegah Penyakit LSD

Ilustrasi penanganan penyakit LSD. (dok. Balai Karantina Pertanian Semarang)
Ilustrasi penanganan penyakit LSD. (dok. Balai Karantina Pertanian Semarang)

Mataram, IDN Times - Pemprov NTB memblokir pengiriman sapi dari Bali imbas ditemukannya kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Jembrana. Selain itu, Pemprov NTB juga memblokir pengiriman sapi dari Pulau Jawa, karena kasus serupa pernah ditemukan pada 2023.

"Kita sudah blokir pengiriman sapi dari Bali termasuk dari Jawa, kita tidak kasih masuk ternaknya. Sejak kejadian LSD di Pulau Jawa beberapa tahun lalu, sapi dari sana sudah tidak bisa masuk ke NTB," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB Muhammad Riadi dikonfirmasi di Mataram, Kamis (5/2/2026).

1. Kasus LSD di Bali jadi warning bagi NTB

IMG-20260205-WA0019.jpg
Kepala Disnakeswan NTB Muhammad Riadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Riadi menjelaskan bahwa dia telah mengumpulkan Dinas Peternakan kabupaten/kota untuk memperkuat sistem deteksi dini. Mengingat, kasus LSD sudah ditemukan di provinsi tetangga yaitu Bali.

"Karena LSD sudah ada kasus di Jembrana Bali. Sehingga menjadi warning bagi kita di NTB, karena kita dekat dengan Bali," terangnya.

Meski di Bali sudah ditemukan kasus LSD, tetapi pengiriman sapi dari NTB ke Pulau Dewata masih tetap bolah dilakukan. Karena NTB merupakan daerah hijau yang belum ada kasus LSD, sehingga boleh mengirim sapi daerah zona merah seperti ke Bali.

2. Khawatirkan penyebaran LSD lewat vektor nyamuk

ilustrasi nyamuk (commons.wikimedia.org/James Gathany)
ilustrasi nyamuk (commons.wikimedia.org/James Gathany)

Riadi menambahkan pihaknya mengaku khawatir terkait adanya kasus LSD di Bali. Karena lalu lintas pengiriman unggas ke NTB dari Bali maupun Pulau Jawa cukup masih. Dia khawatir penyebaran LSD lewat vektor lalat atau nyamuk pada kendaraan.

"Vektornya yang tidak bisa kita kendalikan. Vektornya bisa saja nempel di bus malam atau truk. Sehingga kami meminta paramedik Kesehatan Hewan untuk melakukan pemantauan secara intensif. Sehingga begitu ada kejadian satu saja, cepat kita lokalisir," terangnya.

3. Perketat pengawasan lalu lintas ternak di pelabuhan

Sosialisasi pencegahan penyakit LSD dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung (IDN Times/Silviana)
Sosialisasi pencegahan penyakit LSD dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung (IDN Times/Silviana)

Upaya yang dilakukan mencegah masuknya LSD ke NTB dengan memperketat pengawasan lalu lintas ternak di Pelabuhan Lembar Lombok Barat dan pelabuhan lain di NTB. Disnakeswan NTB telah berkoordinasi dengan Balai Karantina untuk memperketat pengawasan.

Dia menjelaskan untuk mencegah sapi di NTB terjangkit penyakit LSD memang harus dilakukan vaksinasi. Saat ini, vaksin sudah tersedia tetapi harganya cukup mahal. Untuk itu, deteksi dini akan diperkuat untuk mencegah penyebaran LSD di NTB.

Saat ini, jumlah populasi sapi di NTB sebanyak 1,2 juta ekor yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Dari jumlah itu, sekitar 40 persen merupakan sapi betina produktif. Dalam setahun, NTB mengirim sebanyak 52 ribu sapi potong ke sejumlah provinsi di Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Selesaikan Sengketa Adat, Pemkab Sumbawa Serahkan Kajian ke Komnas HAM

06 Feb 2026, 08:46 WIBNews