Mataram, IDN Times - Nuraini, ibu santri inisial ADR, korban pembakaran di Pondok Pesantren Rosyidatussaulatiyyah Al-Ibrahimi NW, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap kronologi dicegat oleh polisi di Bandara Internasional Lombok pada Rabu (8/7/2026).
Keluarga korban dicegat di Bandara Internasional Lombok saat hendak ke Jakarta untuk menghadiri undangan podcast Denny Sumargo (Densu). Awalnya, seorang konten kreator bernama Ady, datang ke tempat perawatan korban di RSUD NTB. Ady mengabarkan bahwa mereka akan ke Jakarta memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.
"Tapi kalau tidak diizinkan, tidak kata saya. Kemudian dia nelpon pak Joko (Ketua LPA Kota Mataram) akan pergi podcast ke Jakarta. Apakah ada izin kita pergi kata dia ke pak Joko. Saya dengar gak apa-apa kata pak Joko. Tapi dia sudah ditangani oleh bapak Kapolda dan Ibu Kapolda," kata Nuraini di Mataram, Kamis (9/7/20266).
