84.000 Murid di Lombok Barat Akan Divaksinasi Demi Belajar Tatap Muka

Vaksinasi sasar 84.000 anak di Lombok Barat

Lombok Barat, IDN Times - Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid gencarkan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di daerahnya. Hal ini bertujuan agar pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera dilakukan. Setidaknya ada 84.000 murid di Lombok Barat menjadi sasaran vaksinasi.

Sejak Sabtu (18/12/2021) vaksinasi anak dimulai di Lombok Barat. Fauzan juga sempat menyambangi SDN 1 Gerung Utara. Tujuannya untuk memantau dan meluncurkan secara khusus kegiatan vaksinasi untuk anak-anak secara serentak di Lombok Barat.

1. Anak harus antusias vaksinasi

84.000 Murid di Lombok Barat Akan Divaksinasi Demi Belajar Tatap MukaAnak-anak di Lombok Barat antusias ikuti vaksinasi/dok/ Pemda Lombok Barat

Fauzan mengatakan bahwa anak-anak di Lombok Barat harus ikut vaksinasi. Selain itu juga, anak-anak sekolah diminta untuk antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan vaksinasi ini.

“Orang tua siswa juga sangat antusias mengikuti dan menemani anak-anaknya untuk memperoleh vaksin,” kata Fauzan, Rabu (22/12/2021).

Vaksianasi anak ini, ujar Fauzan, sangat diperlukan agar anak-anak di Lombok Barat memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga terhindar dari COVID-19. Dengan demikian tidak ada kekhawatiran saat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga: Jelang MotoGP, Jokowi Minta Vaksinasi Digenjot untuk Lombok Tengah

2. Vaksinasi untuk PTM tahun 2022

84.000 Murid di Lombok Barat Akan Divaksinasi Demi Belajar Tatap MukaIlustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Fauzan menjelaskan bahwa vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun ini juga memberikan optimisme untuk menggelar pembelajaran tatap muka tahun 2022 mendatang. Menurutnya dengan adanya vaksinasi ini tentu akan menambah keyakinan Pemda Lombok Barat dalam menggelar kegiatan PTM lingkup sekolah dasar di wilayah Lombok Barat.

"Melalui Vaksinasi anak ini kita semakin optimistis untuk menggelar PTM tahun depan dan tentu dengan tetap menerapkan prokes,” ujar Fauzan.

3. Berharap bisa kendalikan kasus COVID-19

84.000 Murid di Lombok Barat Akan Divaksinasi Demi Belajar Tatap MukaRelawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 melakukan tes cepat COVID-19 (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Dengan menggencarkan vaksinasi usia anak, kata Fauzan, dia juga meminta agar penerapan protokol kesehatan juga tetap diperketat di lingkungan sekolah.  Hal itu untuk menekan kasus COVID-19 di Lombok Barat.

“Jangan hanya semakin melandai kita harap COVID-19 ini hilang dari Lombok Barat," ujarnya.

Sejauh ini, Pemda Lombok Barat menargetkan vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun di Lombok Barat sasar 84.000 anak. Untuk hari pertama akan di lakukan di 19 Sekolah Dasar yang tersebar di 10 Kecamatan di Lombok Barar.

Kepala Dinas Kesehatan Hj. Ni Made Ambaryati, mengaku semua Puskesmas di Lombok Barat juga akan melayani vaksinasi anak. Bagi anak-anak yang belum divaksinasi agar segera disuntik vaksin, namun tetap didampingi oleh orang tuanya.

“Selain dilakukan sekolah, vaksinasi juga akan dilakukan di puskesmas di Lombok Barat. Kita targetkan awal tahun 2022 vaksinasi anak ini dapat dituntaskan,” pungkas Ambaryati.

Baca Juga: Hoaks! Tak Ada Bantuan Ternak Senilai Rp100 Juta di NTB

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya