53 Warga Masih Tinggal di Area dekat Tikungan 15 Sirkuit Mandalika

Pemerintah belum beri kepastian kepindahan warga

Lombok Tengah, IDN Times – Gelaran event tes MotoGP selama tiga hari dari Jumat hingga Minggu (13/2/2022) di Sirkuit Pertamina Mandalika memang telah usai. Namun tetap menyisakan cerita memilukan.

Kali ini datang dari puluhan warga yang masih mendiami area Sirkuit Pertamina Mandalika, tepatnya di Dusun Ujung Lauk Desa Kuta Mandalika. Mereka masih bertahan di lahan yang sudah ditempati puluhan tahun itu. Mereka belum memiliki tempat untuk pindah.

1. 17 KK masih tinggal

53 Warga Masih Tinggal di Area dekat Tikungan 15 Sirkuit MandalikaKepala Dusun Ujung Lauk Abdul Muthalib IDN Times/Ahmad Viqi

Sedikitnya ada 17 Kepala Keluarga masih bertahan di samping area Sirkuit Mandalika. Data itu diberikan Kepala Dusun Ujung Lauk Desa Kuta Mandalika Abdul Muthalib, Senin (15/2/2022) kemarin semuanya masih tinggal di rumahnya masing-masing.

“Mereka masih tinggal di lahan HPL. Alhamdulillah tidak terkait dengan sengketa lahan,” ujar Abdul kepada IDN Times.

Abdul, mengatakan bahwa dari 17 KK yang masih tinggal di area Sirkuit Mandalika belum tahu akan pindah ke mana usai digusur PT ITDC.

Baca Juga: Gak Mau Pulang, 10 Kru MotoGP Masih Berlibur di Lombok

2. Minta lapangan pekerjaan

53 Warga Masih Tinggal di Area dekat Tikungan 15 Sirkuit MandalikaHari 1 pra musim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika pada Jumat (11/2/2022). (IDN Times/Aldila Muharma)

Menurut Abdul, semua warga yang masih tinggal di sana masih bermukim di Dusun Ujung Lauk Desa Kuta Mandalika meminta lapangan pekerjaan di Sirkuit Mandalika. Beberapa di antaranya merupakan warga usia produktif. Mereka mengaku kesulitan mencari pekerjaan selama masa pandemik COVID-19.

“Ada banyak remaja di sini. Mereka minta bekerja di dalam Sirkuit. Minimal bisa menjadi salah satu pekerja yang di dalam Sirkuit,” katanya.

3. Rumah warga rawan banjir

53 Warga Masih Tinggal di Area dekat Tikungan 15 Sirkuit MandalikaArea di samping Sirkuit Mandalika rawan banjir IDN Times/Ahmad Viqi

Kondisi rumah warga di Dusun Ujung Lauk tepat di depan Hotel Pullman Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika memang rawan diterjang banjir musiman ketika musim hujan. Pasalnya, akibat penimbunan jalan JKK Mandalika, rumah warga menjadi lebih rendah dari bahu jalan.

“Iya rawan banjir. Kita minta juga agar pemerintah bisa memindahkan kita ketika sewaktu-waktu ada penggusuran,” kata Abdul.

Dari 230 jiwa yang tinggal di Dusun Ujung Lauk, di antaranya sudah meninggalkan lokasi Sirkuit Mandalika. Dari 53 warga yang masih menetap di area JKK Penlok I KEK Mandalika, kata Abdul, memilih masih bertahan karena belum memiliki lokasi untuk pindah.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri belum menanggapi persoalan kepindahan warga yang masih tinggal di area lahan Penlok I, tepat di samping tikungan ke 15 dan 16 Sirkuit Mandalika.

Hingga Selasa sore, IDN Times belum mendapat jawaban Bupati Lombok Tengah terkait rencana relokasi warga di Dusun Ujung Lauk Sirkuit Mandalika. Pasalnya, gelaran MotoGP tinggal menghitung hari setelah sukses menggelar event tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari lalu.

Baca Juga: Ada Tulisan "Tolong Dikuburkan" pada Jasad Bayi yang Dibuang di Lombok

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya