Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seorang Pria di Dompu Ditemukan Tewas dengan Tubuh Penuh Luka
Warga saat mengevakuasi jasad korban dari dalam sungai (Dok/Istimewa)

Dompu, IDN Times - Nasib nahas menimpa pemuda bernama Ardiansyah Setiawan, warga Desa Kadindi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pria berusia 23 tahun itu ditemukan tewas bersama sepeda motornya di sungai di Desa Calabai Kecamatan Pekat, Selasa pagi (12/12/2023).

"Mayat korban pertama kali ditemukan seorang warga saat hendak mandi di kali sekitar pukul 05.30 Wita," kata Kapolsek Pekat Iptu Rahmadun Siswadi dikonfirmasi Selasa (12/12/2023).

1. Saksi minta tolong ke warga

Google

Usai melihat jasad korban, saksi kemudian menyampaikan ke warga  sekitar sekaligus melaporkan kasus temuan mayat itu ke Polsek. Warga yang mendengar informasi itu pun langsung ke lokasi.

“Anggota langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP awal. Setelah diperiksa, korban sudah tidak bernyawa," terangnya.

2. Pada tubuh korban penuh luka

Ilustrasi penganiayaan korban bersimbah darah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Setelah itu, jajaran Polsek yang dibantu masyarakat mengevakuasi jasad korban dari dalam sungai. Selanjutnya mayat korban dibawa ke Puskesmas Calabai untuk dilakukan visum luar.

Dari hasil visum tersebut, pada tubuh korban ditemukan luka robek di bagian alis, luka robek di bagian bibir bawah. Termasuk terdapat luka robek pada bagian selangkangan.

"Tidak hanya itu, korban juga alami pendarahan aktif di bagian hidung, luka memar di bagian paha kanan dan luka lecet di bagian punggung," bebernya.

3. Keluarga tolak autopsi jasad korban

Meski demikian, pihak keluarga kompak menolak untuk melakukan autopsi jasad pemuda malang itu. Mereka mengikhlaskan kepergiannya dan menganggap peristiwa yang menimpa korban sebagai musibah.

"Setelah ada komitmen keluarga tolak autopsi, mayat korban lalu dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Puskesmas Calabai," tandasnya.

Editorial Team

Related Article