Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jelang Kunjungan Jokowi ke NTT, PSI Buka Peluang Pemberian Gelar Adat
Jokowi saat memberikan sambutan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang, Lampung, Jumat (26/6/2026)(Dok. DPP PSI)

  • PSI NTT menyatakan siap menyambut kunjungan Joko Widodo ke NTT pada Juli 2026 dan menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat adat jika ingin memberi gelar kehormatan.
  • Christian Widodo menegaskan jadwal resmi kunjungan Jokowi masih dibahas, namun PSI NTT telah menyiapkan diri untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan bila jadwal ditetapkan.
  • Christian sempat bertemu Jokowi di Solo untuk silaturahmi dan meminta nasihat kepemimpinan, tanpa membahas rencana safari politik ke NTT.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    DPW PSI Nusa Tenggara Timur menyatakan kesiapan menyambut kedatangan Joko Widodo dan mempersilakan masyarakat adat memberikan gelar kehormatan kepadanya selama kunjungan ke wilayah tersebut.
  • Who?
    Christian Widodo selaku Ketua DPW PSI NTT, mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo, serta masyarakat adat di NTT yang berpotensi memberi gelar kehormatan.
  • Where?
    Kegiatan direncanakan berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan koordinasi dilakukan antara DPW PSI NTT dan tim Joko Widodo.
  • When?
    Kunjungan dijadwalkan pada Juli 2026, namun hingga saat ini jadwal resmi kedatangan Joko Widodo masih belum diketahui.
  • Why?
    Pemberian kesempatan kepada masyarakat adat dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal serta keterbukaan PSI terhadap inisiatif masyarakat dalam menyambut tokoh nasional.
  • How?
    PSI NTT menyiapkan penyambutan dan berkoordinasi dengan tim Joko Widodo sambil menunggu agenda resmi. Proses pemberian gelar diserahkan sepenuhnya kepada keputusan masyarakat adat setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Jokowi mau datang ke NTT nanti bulan Juli tahun 2026. Orang dari PSI di sana namanya Pak Christian bilang mereka siap menyambut. Katanya kalau orang adat mau kasih gelar kehormatan buat Pak Jokowi, boleh saja. Sekarang jadwalnya belum pasti, tapi mereka masih bicara sama tim Pak Jokowi biar semuanya siap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Christian Widodo, menyatakan pihaknya siap menyambut kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Christian mengatakan masyarakat adat memiliki kewenangan penuh apabila ingin memberikan gelar kehormatan kepada Jokowi selama kunjungannya di NTT. Menurut dia, PSI hanya mempersiapkan penyambutan karena Jokowi dinilai memiliki kedekatan dengan partai tersebut.

"Apalagi beliau sudah mengenakan baju berlambang gajah. Artinya beliau sudah total mendukung PSI," ungkap Christian, Selasa (7/7/2026).

1. Bercermin dari penyambutan di Lampung

Presiden ke-7 RI, Jokowi menjalani proses adat Lampung di Kedatun Keagungan Lampung, Sabtu (27/6/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Christian menegaskan PSI NTT tidak akan mencampuri apabila ada masyarakat adat yang berinisiatif memberikan gelar kehormatan kepada Joko Widodo. Menurut dia, pemberian gelar tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan masyarakat adat dan partainya menghormati setiap proses yang berjalan.

Ia mencontohkan pemberian gelar kehormatan kepada Jokowi di Lampung. Menurut Christian, pengalaman itu menunjukkan penghargaan dari masyarakat merupakan bentuk apresiasi yang lahir dari inisiatif komunitas adat, bukan dorongan dari partai.

"Kalau memang masyarakat mau kasih gelar warga kehormatan dan lain-lain, itu pasti beliau terima. Beliau itu seperti itu, ke mana-mana selalu terbuka dengan siapa pun," ujarnya.

2. Belum ada jadwal resmi

Hari kedua kunjungan di Lampung, Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo mengunjungi Kawasan Sentra UMKM Maliosewu di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu ( 27/6/2026) (Dok. DPP PSI)

Sebelumnya, Christian mengatakan jadwal kunjungan Joko Widodo ke NTT masih dalam tahap pembahasan. Hingga kini, PSI NTT masih berkoordinasi dengan tim Jokowi untuk menyusun agenda resmi kunjungan tersebut.

Meski begitu, ia memastikan DPW PSI NTT siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan Jokowi apabila jadwal telah ditetapkan. Menurutnya, partai telah menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan mantan presiden tersebut.

"Intinya jadwal beliau belum pasti. Kita masih komunikasi dengan tim beliau di sana. Nanti kalau ada jadwal pasti maka DPW PSI tentunya jadi yang terdepan mengawal kedatangan Bapak Jokowi. Kalau kesiapan, kita di NTT sudah sangat siap," katanya.

3. Sempat temui Jokowi di Solo

Wali Kota Kupang Christian Widodo membuka diskusi publik PSI NTT soal RUU Perampasan Aset. (Dok Humas Prokopim Setda Kota Kupang)

Christian juga menceritakan kunjungannya bersama keluarga ke kediaman Joko Widodo di Solo beberapa waktu lalu. Menurut dia, pertemuan tersebut murni merupakan silaturahmi dan tidak membahas rencana safari politik ke NTT.

"Oh itu, tidak ada bicara soal safari politik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Christian mengaku meminta masukan dan nasihat kepada Jokowi terkait kepemimpinannya sebagai Wali Kota Kupang. Ia menilai pengalaman Jokowi sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI menjadi bekal yang layak dijadikan pembelajaran.

"Karena beliau punya pengalaman sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI, dan Presiden. Dari dulu kita di PSI terbiasa minta wejangan beliau," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article