Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Antrean Pertalite "Mengular" di Sejumlah SPBU Lombok, Ada Apa?

Kota Mataram
Antrean Pertalite "Mengular" di Sejumlah SPBU Lombok, Ada Apa?
Antrean masyarakat membeli BBM di SPBU Kota Mataram, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Antrean Pertalite mengular hingga ratusan meter di sejumlah SPBU Kota Mataram selama sekitar sepekan, membuat sebagian pekerja memilih membeli BBM eceran seharga Rp13.000 per liter.
  • Pertamina Patra Niaga menyatakan pasokan BBM di NTB tetap terjaga melalui pengoperasian lebih awal Integrated Terminal Ampenan, tambahan suplai, dan optimalisasi mobil tangki.
  • Dua kapal membawa total 4.100 KL Pertalite, 500 KL Pertamax, dan 3.000 KL Biosolar ke Lombok; Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat untuk menjaga ketertiban antrean SPBU.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mataram, IDN Times - Antrean masyarakat membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mengular pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di Kota Mataram, antrean panjang masyarakat membeli BBM terlihat di sejumlah SPBU.

SPBU yang berada di jalur utama Kota Mataram seperti SPBU Karang Jangkong dan SPBU Mayura. Antrean masyarakat mencapai ratusan meter. Sementara, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengeklaim pasokan BBM tetap terjaga.

1. Pekerja swasta lebih memilih beli BBM eceran karena lama mengantre di SPBU

IMG-20260804-WA0049.jpg
Antrean masyarakat membeli BBM di SPBU Kota Mataram, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Salah seorang pegawai swasta di Kota Mataram, Umaera mengaku antrean pembelian BBM sudah terjadi dalam sepekan terakhir. Dia lebih memilih membeli Pertalite di pedagang eceran dengan harga Rp13.000 per liter ketimbang lama mengantre di SPBU.

Hal yang sama diungkapkan pegawai swasta lainnya, Yamin. Dia mengaku sejak seminggu terakhir tidak lagi membeli BBM di SPBU karena panjangnya antrean. Yamin mengatakan lebih memilih membeli BBM eceran meskipun harganya lebih mahal daripada mengantre cukup lama di SPBU.

2. Pertamina pastikan pasokan terjaga

IMG-20260804-WA0048.jpg
Antrean pengisian BBM di SPBU Kota Mataram, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan penyaluran BBM di Provinsi NTB terus berjalan. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah optimalisasi distribusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk memperkuat pasokan BBM di wilayah NTB, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan lebih awal Integrated Terminal (IT) Ampenan, Kota Mataram. Selain itu, mengoptimalkan pemanfaatan armada mobil tangki yang berada di wilayah NTB agar penyaluran BBM kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.

"Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," kata Ahad, Senin (3/8/2026).

3. Dua kapal Pertamina angkut BBM ke Lombok

IMG-20260804-WA0046.jpg
Antrean masyarakat membeli BBM di SPBU Kota Mataram, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, kata Ahad, pasokan BBM ke Pulau Lombok terus diperkuat. Saat ini, kapal pertama telah tiba di Integrated Terminal (IT) Ampenan dengan membawa 2.100 KL Pertalite dan 500 KL Pertamax.

Sementara itu, kapal berikutnya tiba pada malam hari dengan muatan 2.000 KL Pertalite dan 3.000 KL Biosolar. Pasokan tersebut segera didistribusikan ke seluruh lembaga penyalur sesuai kebutuhan agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM pada sejumlah lembaga penyalur di wilayah Lombok masih dalam kondisi aman dan siap melayani masyarakat. Ketersediaan stok antara lain berada di SPBU 54.836.09 Lenek Lombok Timur sebanyak 8 KL, SPBU 54.836.11 Masbagik Lombok Timur 16 KL, SPBU 54.836.04 Sekarteja Lombok Timur 8 KL, dan SPBU 54.836.15 Rempung Lombok Timur 8 KL.

Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa pasokan BBM di wilayah Lombok tetap tersedia dan distribusi terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ahad menjelaskan Pertamina terus mengoptimalkan seluruh infrastruktur dan sarana distribusi untuk menjaga keandalan pasokan energi di wilayah NTB.

Selain melakukan optimalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan pemangku kepentingan setempat guna menjaga ketertiban antrean di SPBU. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Ahad mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Dia juga memastikan seluruh upaya terus dilakukan agar penyaluran BBM di wilayah NTB tetap berjalan dengan baik dan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More