Perawat di Alor Ditemukan Tewas, Jasad Tergeletak di Dekat Gubuk Warga

Perawat Puskesmas Dulolong, MO alias Mulyadi (56), ditemukan tewas pada Minggu malam dekat gubuk warga di Alor, setelah pertama kali dilihat nelayan Adolf Samasing.
Polres Alor menemukan sejumlah luka benda tajam pada tubuh korban, termasuk di pipi, leher, pergelangan tangan, dan belakang kepala; lokasi kejadian berjarak sekitar enam meter dari pantai.
Hasil pemeriksaan sementara menyatakan korban diduga meninggal akibat benda tajam di TKP. Keluarga telah melapor, sementara penyidik mendalami pelaku dan motif kasus tersebut.
Kupang, IDN Times - Seorang perawat berinisial MO alias Mulyadi (56) ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat benda tajam pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 23.36 WITA. Pria yang bertugas di Puskesmas Dulolong, Alor, Nusa Tenggara Timur ini ditemukan tergeletak dalam posisi telentang di dekat gubuk milik warga.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Adolf Samasing (50), seorang nelayan setempat yang baru saja pulang melaut. Saksi yang terkejut melihat kondisi tersebut lantas melaporkannya kepada warga sekitar dan pihak berwenang.
Korban yang merupakan warga Kampung Mali, Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola ini diduga kuat mengalami penganiayaan berat sebelum akhirnya tewas. Saat ini, kepolisian setempat tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini.
1. Saksi sampai ketakutan

Ilustrasi TKP (pexels/Kat Wilcox) Adolf menyebut ia kembali dari laut dan membersihkan ikan tangkapannya sebelum menuju gubuknya sekitar pukul 22.00 WITA. Gubuknya itu tak jauh dari tempatnya berlabuh.
Niat Adolf adalah mengambil gantungan ikan di gubuk agar bisa membawa hasilnya malam itu ke rumah. Dalam perjalanan yang diterangi cahaya senter di tangannya itu, ia melihat sesosok tubuh. Sosok itu tergeletak di sekitar gubuk miliknya. Namun ia terlanjur panik dan takut sehingga ia berlari sekitar 300 meter untuk meminta pertolongan ke perkampungan.
"Saksi melaporkan temuan itu kepada masyarakat. Salah satunya seorang anggota KBO Sat Polairud Polres Alor, Ipda Adonia Tangpada yang tinggal di sekitar lokasi menerus informasi itu ke petugas Polres Alor," ungkap Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari.
2. Hasil pemeriksaan dan olah TKP

Ilustrasi polisi tiba di TKP. (pexels/Pixabay) Ia menyebut temuan itu menggegerkan warga yang langsung mendatangi. Sementara korban diketahui saat itu telah meninggal dunia.
Tim Identifikasi Polres Alor juga mengamankan dan memeriksa lokasi korban tergeletak yang sekitar 6 meter jauhnya dari pantai. Lokasi itu juga tak jauh dari jalan tanah yang dapat dilalui mobil dan sepeda motor.
"Pada tubuh korban ditemukan luka pada bagian pipi kiri sebanyak dua sayatan, leher, tangan kanan bagian pergelangan, serta bagian belakang kepala sebelah kanan," jelas dia.
Sementara di tempat kejadian perkara (TKP) petugas menemukan sejumlah barang seperti topi, baju, jaket, celana panjang jeans, ikat pinggang, kaos kaki, sandal jepit.
"Ditemukan pula rokok saliti yang berisikan 8 batang rokok dalam dos rokok, pemantik gas warna merah, peci bundar warna coklat dan abu-abu, rantai besi dan gelang akar bahar," ungkap dia.
3. Hasil visum pada korban

Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula) Azhari menyebut korban diduga kuat meninggal akibat terkena benda tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia di TKP.
"Ini masih berdasarkan hasil olah TKP dan hasil interogasi saksi-saksi serta hasil pemeriksaan sementara dari dokter RSUD Kalabahi," ungkap dia.
Polisi juga sudah memvisum jenazah dengan temuan luka pada kepala belakang kanan, wajah, dagu, leher, dada, lengan serta bahu.
Keluarga korban telah membuat laporan polisi resmi atas temuan tersebut untuk mengungkap kematian dan pelaku di balik kasus ini.
"Penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku yang melakukan tindak pidana terhadap korban," ungkap dia.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















