Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga di Dompu Sandera Truk Pengangkut Pupuk Subsidi

Warga di Dompu Sandera Truk Pengangkut Pupuk Subsidi
Tangkapan layar saat warga sandera mobil pengangkut pupuk subsidi (Dok/Istimewa)
Share Article

Dompu, IDN Times - Puluhan warga Desa Madaprama Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sandera truk pengangkut pupuk urea subsidi. Aksi ini berlangsung di jalan lintas provinsi wilayah setempat, Senin (14/11/2022) kemarin.

Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin yang dikonfirmasi membenarkan adanya aksi masyarakat tersebut. Mereka nekat menyandera satu truk pupuk warga desa lain, karena pupuk yang diminta tak kunjung disalurkan oleh pihak distributor.

1. Pupuk subsidi sebelumya terendam banjir

Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)

Dari keterangan warga setempat, Zainal Arifin mengatakan, sebenarnya warga Desa Madaprama lebih awal mendapatkan jatah pupuk subsidi. Hanya saja, pupuk yang didroping sebelumnya sudah cair terendam banjir berapa waktu lalu.

"Pupuk mereka sudah terendam banjir, makanya mereka sandera jatah pupuk warga di desa lain," terang dia dikonfirmasi via ponsel, Selasa (15/11/2022).

2. Disandera lalu dilepaskan kembali

Ilustrasi distribusi pupuk bersubsidi. IDN Times/Istimewa
Ilustrasi distribusi pupuk bersubsidi. IDN Times/Istimewa

Penahanan truk pengangkut pupuk oleh masyarakat diakui Zainal tidak berlangsung lama. Hanya berlangsung sekitar 15 menit, baru kemudian mereka lepaskan kembali. 

"Mereka baru mau lepas truk, setelah kami janjikan untuk ketemu dengan distributor pupuk yang menaungi Desa Madaprama," terang dia. 

3. Akan disalurkan pupuk nonsubsidi

Ilustrasi pupuk subsidi. (Dok. Kementan)
Ilustrasi pupuk subsidi. (Dok. Kementan)

Proses audiensi tersebut melibatkan Dandramil, jajaran Polsek Woja, distributor pupuk dan perwakilan masyarakat Desa Madaprama. Pada audensi, Distributor mengatakan akan menyalurkan satu truk pupuk subsidi ke masyarakat setempat.

"Lebih kurang begitu hasilnya," tandas Zainal Arifin.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Linggauni -
Juliadin JD
EditorJuliadin JD

Latest News NTB

See More

Kronologis Kematian dr Icha, Depresi karena Intimidasi 3 Anggota Dewan?

27 Jun 2026, 23:50 WIBNews