Menanggapi pelarangan seremonial wisuda kelulusan ini, wali murid di Lotim bersikap pro dan kontra. Banyak wali murid ingin kegiatan seremonial kelulusan tetap digelar. Mereka tidak mempersoalkan masalah biaya, bagi mereka kegiatan ini sangat penting untuk digelar, untuk dijadikan moment bagi siswa maupun wali murid.
"Acara seremonial wisuda ini sangat kita nanti, meskipun harus mengeluarkan biaya. ungkap Mutaalimah salah seorang Wali Murid di Lotim.
Sementara itu, bagi wali murid yang kontra, mendukung sepenuhnya kebijakan Pemkab Lotim yang melarang kegiatan seremonial wisuda kelulusan. Menurut meraka kegiatan tersebut kurang bermanfaat dan menghabiskan banyak biaya.