Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menteri Purbaya ke Kupang, Janji Pulihkan Laut Akibat Tumpahan Minyak Montara

Kota Kupang
Menteri Purbaya ke Kupang, Janji Pulihkan Laut Akibat Tumpahan Minyak Montara
Purbaya ke Kupang NTT cek dampak dan terima keluhan masyarakat nelayan soal tumpahan minyak Montara. (Dok Kemenkeu RI)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Kampung Nelayan Oesapa, Kupang, untuk meninjau dampak tumpahan minyak Montara yang mencemari Laut Timor sejak 2009.
  • Purbaya menjanjikan pengiriman tim riset untuk mengkaji pemulihan Laut Timor agar kembali bersih, serta melaporkan temuan dan kebutuhan pemulihan kepada Presiden Prabowo Subianto.
  • Atas arahan Presiden, Purbaya menampung keluhan sosial, ekonomi, dan lingkungan warga NTT; ia juga berencana memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk menindaklanjutinya.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Kampung Nelayan Oesapa, Kupang, untuk melihat dampak tumpahan minyak Montara yang mencemari Laut Timor sejak 2009.
  • Pemerintah akan mengirim tim riset untuk mengkaji pemulihan Laut Timor, lalu melaporkan temuan lapangan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai dasar langkah lanjutan.
  • Kunjungan atas arahan Presiden ini menampung keluhan sosial, ekonomi, dan lingkungan warga; Purbaya juga berjanji memperkuat koordinasi lintas kementerian terkait penanganan Montara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi masyarakat di Kawasan Kampung Nelayan Oesapa, Kota Kupang, pada Kamis (6/8/2026). Kedatangan Purbaya tersebut untuk melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan akibat tumpahan minyak Montara.

Tumpahan minyak Montara merupakan peristiwa ledakan dan kebocoran minyak mentah dari anjungan sumur West Atlas di Lapangan Minyak Montara, lepas pantai Australia, yang dampaknya hingga ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa yang terjadi pada 21 Agustus 2009 itu berlangsung sekitar 74 hari dan menyebabkan lebih dari 23 juta liter minyak tumpah ke Laut Timor.

1. Akan kaji pemulihan laut

Purbaya berbincang dengan masyarakat nelayan di Kupang, NTT, mengenai dampak tumpahan minyak Montara.
Purbaya ke Kupang NTT cek dampak dan terima keluhan masyarakat nelayan soal tumpahan minyak Montara. (Dok Kemenkeu RI)

Dalam kunjungannya tersebut, Purbaya menjanjikan pemerintah akan segera mengirimkan tim riset khusus untuk mengkaji upaya pemulihan Laut Timor akibat tumpahan minyak Montara. Ia menegaskan kondisi Laut Timor harus kembali bersih dan bebas dari pencemaran seperti sebelum terjadinya peristiwa tersebut.

"Nanti yang tadi masalah di Kupang ini, laut, segala macam, kita akan kirim tim riset ke sini untuk memastikan semua bisa balik ke sedia kala," ungkap Purbaya dalam video yang diunggah akun Instagram Menkue RI.

Purbaya juga akan melaporkan hasil temuan selama kunjungannya di Kawasan Kampung Nelayan Oesapa kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut terutama akan membahas kondisi lingkungan laut dan upaya pemulihan akibat tumpahan minyak Montara.

Ia mengatakan hasil kajian dan temuan di lapangan akan menjadi bahan bagi pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya. Pemerintah juga akan terus mendorong upaya pemulihan agar kondisi Laut Timor dapat kembali bersih dan tidak tercemar.

"Selain ganti rugi ya itu adalah semua bisa balik seperti itu. Itu yang saya akan coba usahakan dengan lapor ke Bapak Presiden. Kebetulan kita punya uang riset segala macam kan," tukasnya.

2. Atas arahan presiden

Purbaya mengunjungi Kupang, NTT, untuk mengecek dampak tumpahan minyak Montara dan menyerap keluhan nelayan setempat.
Purbaya ke Kupang NTT cek dampak dan terima keluhan masyarakat nelayan soal tumpahan minyak Montara. (Dok Kemenkeu RI)

Purbaya menyebut kedatangannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut diberikan agar pemerintah dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah. Purbaya memastikan masukan tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Jadi sebelum saya ke sini saya lapor ke Bapak Presiden. Bapak Presiden mengirimkan salam untuk semua orang di sini. Keluhan-keluhan akan saya tampung dan akan saya sampaikan ke Bapak Presiden. Bapak Presiden amat memperhatikan kondisi di sini," tukasnya.

Dalam kunjungannya itu, ia mencatat berbagai pengeluhan masyarakat yaitu terkait dampak sosial, perekonomian hingga lingkungan.

3. Sempat pimpin Satgas Montara

Purbaya berdialog dengan masyarakat nelayan di Kupang, NTT, saat mengecek dampak tumpahan minyak Montara dan menerima keluhan mereka.
Purbaya ke Kupang NTT cek dampak dan terima keluhan masyarakat nelayan soal tumpahan minyak Montara. (Dok Kemenkeu RI)

Purbaya sebelumnya memiliki peran penting dalam Satuan Tugas (Satgas) Montara saat menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman. Saat itu, Purbaya memimpin satgas untuk mengoordinasikan data, bukti, dan strategi pemerintah dalam menangani kasus tumpahan minyak Montara.

Dalam tugas tersebut, Purbaya juga sudah cukup akrab dengan Ferdi Tanoni selaku aktivis sekaligus Ketua Tim Advokasi Rakyat Korban Montara yang mendampingi nelayan dan petani rumput laut dalam memperjuangkan kompensasi. Selanjutnya, Purbaya mengatakan akan memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menuntaskan berbagai keluhan yang telah disampaikan masyarakat.

"Waktu saya bantu Pak Ferdy dulu saya di maritim, semangat tapi gak punya duit jadi gak bisa bantu banget. Sekarang saya punya uang dan berpengaruh ke seluruh kementerian lembaga. Kalau ada yang kita minta bantuan nggak bantu ya uangnya kita potong," ungkap Purbaya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More