Pria Paruh Baya di Bima Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Rumahnya

Diduga karena masalah keluarga

Kota Bima, IDN Times – Seorang warga Dusun Raba Desa Nila Kecamatan Ambalawi Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat berinisial NR (57) ditemukan meregang nyawa dengan seutas tali nilon di rumahnya. Peristiwa mengenaskan itu diketahui pada Sabtu (13/11) sore.

Istri korban Bernama Nur saat itu hendak ke dapur. Begitu membuka pintu dapur, istrinya terkejut melihat suaminya dalam kondisi tergantung.

“Istri korban melihat suaminya tergantung dengan tali nilon di dapur rumahnya,”kata Kapolsek Ambalawi Iptu Rusdin, Minggu (14/11/2021).

1. Istri korban histeris

Pria Paruh Baya di Bima Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur RumahnyaPolisi menunjukkan tempat korban diduga gantung diri (Dok Polsek Ambalawi)

Nur yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi tergantung teriak histeris. Ia teriak memanggil anaknya. Kemudian anaknya berusaha menolong dengan membuka ikatan tali nilon itu.

“Berdasarkan cerita istrinya, saat itu anaknya beserta teman anaknya kemudian berusaha membuka tali itu. Mereka dalam kondisi kaget bercampur tegang dan bingung saat itu,” ujarnya.

2. Korban sempat dibawa ke puskesmas

Baca Juga: Dua Remaja di Bima Ditangkap Polisi saat Transaksi Narkoba

Pria Paruh Baya di Bima Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur RumahnyaIlustrasi tenaga kesehatan (twitter.com/CDCgov)

Dengan dibantu tetangga, sambung Iptu Rusdin, korban dilarikan ke Puskesmas Ambalawi. Namun sudah terlambat, korban tidak dapat diselamatkan.

Keluarga korban juga menerima peristiwa itu sebagai musaibah. Atas peristiwa itu, polisi melakukan tindakan olah TKP, kemudian mengamankan barang bukti yang berupa tali nilon.

3. Ada masalah keluarga

Pria Paruh Baya di Bima Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur RumahnyaPexels/ cottonbro

Belakangan diketahui bahwa korban ada masalah keluarga dan beberapa hal yang membuatnya merasa kecewa. Menurut keluarga korban, kemungkinan hal itulah yang menyebabkan korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Keluarga korban sudah menerima peristiwa itu dengan ikhlas. Mereka juga menolah untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

Baca Juga: Belum 24 Jam Keluar Bui, Residivis di Bima Kembali Dibekuk

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya