NTB Diguncang 6.657 Gempa Sepanjang 2025, BMKG Ungkap Pemicunya!

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mataram menyebutkan sebanyak 6.657 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang 2025. Ribuan kejadian gempa bumi itu terjadi dalam periode 1 Januari hingga 21 Desember 2025.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan menjelaskan gempa bumi dengan magnitudo di bawah 3 dan kedalaman di bawah 60 kilometer mendominasi di wilayah NTB pada periode 1 Januari hingga 21 Desember 2025. "Total kejadian gempa bumi di wilayah NTB sebanyak 6.657 kali. Kejadian dan jumlah gempa bumi yang dirasakan 51 kejadian," sebut Sumawan di Mataram, Kamis (1/1/2026).
1. Sebanyak 666 kejadian gempa bumi pada bulan Desember 2025

Dia menyebutkan pada bulan Desember 2025, tercatat sebanyak 666 kejadian gempa bumi di wilayah NTB. Gempa bumi yang terjadi didominasi magnitudo di bawah 3 dan kedalaman dangkal di bawah 60 kilometer. Dari 666 gempa bumi tersebut terdapat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah NTB.
Kejadian gempa bumi yang dirasakan terjadi di wilayah NTB pada 6 Desember 2025 pukul 11:48:21 WITA dengan magnitudo 4,4 dan kedalaman 47 kilometer dirasakan di Sumbawa Barat III MMI. Kemudian pada 23 Desember 2025 pukul 12:10:36 WITA dengan magnitudo 4 dan kedalaman 17 kilometer dirasakan di Bima III MMI.
2. Kejadian gempa bumi terbanyak di bulan Desember

Berdasarkan frekuensinya, kata Sumawan, kejadian gempa bumi terbanyak di bulan Desember pada 26 Desember 2025. Pada tanggal tersebut, tercatat sebanyak 56 kejadian gempa bumi di wilayah NTB.
Sedangkan berdasarkan besar magnitudonya, gempa dengan magnitudo di bawah 3 sebanyak 613 kejadian, gempa dengan magnitudo antara 3 dan 5 sebanyak 52 kejadian dan satu kejadian gempa bumi dengan magnitudo di atas 5.
"Pada tanggal 26 Desember 2025 mendominasi kejadian gempa bumi di Bulan Desember 2025 dengan jumlah 53 kejadian pada rentang magnitudo di bawah 3," terangnya.
3. Dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dan sesar aktif Gunung Tambora

Sementara, berdasarkan kedalamannya, tercatat sebanyak 543 kejadian gempa bumi pada bulan Desember 2025 di wilayah NTB pada kedalaman di bawah 60 kilometer. Kemudian gempa bumi dengan kedalaman antara 60 - 300 kilometer sebanyak 123 kejadian.
Gempa bumi yang terjadi di NTB pemicunya didominasi akibat aktivitas di daerah sumber gempa subduksi lempeng Indo-Australia. Kemudian juga akibat aktivitas sesar aktif di sekitar Gunung Tambora yang berada di Pulau Sumbawa, NTB.


















