Lima Rute Tersibuk, Bandara Lombok Catat 628.889 Penumpang Awal 2026

Lombok Tengah, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat kinerja positif pada trafik pesawat, penumpang, dan kargo selama periode triwulan I (Januari–Maret) tahun 2026 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.
General Manager BIZAM Lombok, Aidhil Philip Julian, Rabu (8/4/2026) mengatakan secara keseluruhan, pertumbuhan signifikan terjadi pada seluruh indikator trafik pada awal 2026. Jumlah penumpang pada triwulan I tahun 2026 tercatat sebanyak 628.889 penumpang atau tumbuh sebesar 24,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 504.061 penumpang.
1. Lima rute penerbangan tersibuk

Aidhil mengungkapkan pergerakan penumpang selama periode Januari-Maret 2026, didominasi oleh lima rute tersibuk. Yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Kuala Lumpur (KUL), dan Yogyakarta (YIA).
Sementara itu, pada triwulan I tahun 2026, BIZAM mencatat melayani 7.560 pergerakan pesawat. Jumlah pergerakan pesawat meningkat sebesar 43,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.280 pergerakan pesawat.
2. BIZAM melayani 11 rute domestik dan dua rute internasional

Saat ini, BIZAM melayani 11 rute domestik yang mencakup Jakarta, Surabaya, Bali, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Sumbawa, Bima, Tambolaka, dan Waingapu, serta 2 rute internasional yaitu Kuala Lumpur dan Singapura.
Di sisi kargo, kata Aidhil, BIZAM juga mencatat peningkatan yang cukup tinggi. Volume kargo pada triwulan I tahun 2026 mencapai 3.487,7 ton, atau meningkat sebesar 38,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 2.515,2 ton.
Dia menambahkan bahwa capaian ini merupakan indikator positif atas meningkatnya aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat di NTB. Pertumbuhan trafik SLLAU pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara serta semakin membaiknya konektivitas penerbangan dari dan menuju Lombok.
"Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan serta memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, selamat, dan nyaman,” ujarnya.
3. Maskapai TransNusa buka rute Lombok-Jakarta mulai 17 April

Aidhil menambahkan bahwa peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor. Di antaranya momentum libur Lebaran pada bulan Maret, peningkatan frekuensi penerbangan, penambahan rute, serta tumbuhnya aktivitas pariwisata dan perekonomian di wilayah NTB.
Dalam waktu dekat, kata dia, pada 17 April 2026, akan terdapat penambahan layanan penerbangan oleh maskapai TransNusa untuk rute Lombok-Jakarta dengan frekuensi sebanyak 2 kali setiap hari. Penambahan ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas dan memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi masyarakat.

















