Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kreasi Cidomo Listrik yang Cocok untuk Transportasi di Trawangan

Kreasi Cidomo Listrik yang Cocok untuk Transportasi di Trawangan
Cidomo listrik yang berhasil dibuat anak-anak SMKN 3 Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Mataram, IDN Times - Siswa SMKN 3 Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menciptakan sarana transportasi listrik yang membanggakan. Para pelajar ini mampu membuat cidomo listrik, sarana transportasi tradisional yang biasanya menggunakan tenaga kuda menjadi listrik. 

Namanya pun unik, Dolis yang kepanjangannya cidomo listrik. 

"Dulu banyak masukan dari masyarakat bagaimana cidomo supaya tetap dipertahankan. Hari ini, cidomo di Kota Mataram sudah mulai terpinggirkan. Dari situlah muncul ide membuat cidomo listrik," tutur Pembina Inovasi SMKN 3 Mataram Hadi Kurniawan dikonfirmasi IDN Times di Mataram, Selasa (27/12/2022).

1. Kolaborasikan 4 jurusan ciptakan Dolis

Cidomo listrik bisa mengangkut 4 - 5 orang. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Cidomo listrik bisa mengangkut 4 - 5 orang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Hadi menjelaskan, pembuatan Dolis merupakan kolaborasi empat jurusan di SMKN 3 Mataram, yakni mesin, otomotif, listrik dan las. Produk kendaraan ini, menurutnya, merupakan hasil riset ketiga yang dilakukan para siswa SMKN 3 Mataram. 

Turut membantu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah NTB. Sehingga hasil produknya mendekati sempurna hingga bisa dipasarkan. 

"Dimulai pada 2020, ini sudah riset ketiga dibantu oleh PLN. Ini sudah mendekati sempurna untuk dipasarkan. Sekarang sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," terangnya.

2. Jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kapasitas 4-5 orang

Cidomo listrik buatan anak SMKN 3 Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Cidomo listrik buatan anak SMKN 3 Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Siswa SMKN 3 Mataram mampu membuat baterai kendaraan listrik berkapasitas 3,5 kWh dengan daya kotor 1,4 kW. Dalam sekali pengisian baterai, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer dengan mengangkut sebanyak 4-5 penumpang. 

Kendaraan transportasi tradisional ini dirancang khusus untuk destinasi wisata setempat, seperti kawasan Gili di Lombok Utara dan KEK Mandalika Lombok Tengah.

Secara massal, kendaraan Dolis dijual seharga Rp50 juta per unit. 

"Pak Gubernur sudah pesan 20 unit untuk ditempatkan di daerah wisata. Ini sangat cocok digunakan di Gili Trawangan dan Mandalika, daerah khusus. Kalau di jalan raya butuh proses panjang untuk penerbitan STNK, surat izin dan sebagainya," terang Hadi.

3. konversi motor dan mobil BBM menjadi kendaraan listrik

Motor sport BBM yang dikonversi menjadi motor listrik. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Motor sport BBM yang dikonversi menjadi motor listrik. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain membuat Dolis, anak-anak SMKN 3 Mataram pun sudah mampu  mengubah kendaraan roda dua dan empat berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik. 

Seperti contohnya, sepeda motor Yamaha Xabre 150 cc dikonversi menjadi tenaga listrik dengan kapasitas baterai 50 Ah. Setelah dikonversi menjadi tenaga listrik, sepeda motor ini mampu menempuh jarak 90 hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya. 

Konversi sepeda motor listrik standar membutuhkan biaya sekitar Rp15 hingga 17 juta.

 Untuk kendaraan roda empat, siswa SMKN 3 Mataram sudah berhasil mengonversi mobil merek Wuling menjadi tenaga listrik. "SDM kita sangat siap. Harapannya disupport oleh Pemda," tandasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
Muhammad Nasir
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News NTB

See More

[QUIZ] Merasa Tak Berarti? Temukan Kembali Nilai Dirimu Lewat Kuis Ini!

31 Mei 2026, 20:19 WIBNews