Antrean BBM Mengular di Lombok Timur, Polisi Dalami Penyebab Kelangkaan

- Polres Lombok Timur bersama Polda NTB menerjunkan tim untuk mengecek stok BBM di SPBU dan mengidentifikasi kendala distribusi.
- Antrean panjang diduga juga dipicu ketidaksesuaian jam operasional SPBU dengan aktivitas masyarakat; polisi masih menyelidiki kemungkinan penimbunan atau permainan distribusi.
- Antrean kendaraan di SPBU Sekarteja, Lenek, Pancor, dan Rempung mencapai lebih dari 800 meter; warga diimbau tidak panic buying sambil menunggu informasi resmi.
Lombok Timur, IDN Times - Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur menyelidiki penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim gabungan dari Polres Lombok Timur dan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengecek langsung kondisi stok BBM di setiap SPBU.
1. Polisi mengecek ketersediaan BBM di SPBU

Pengecekan dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mengidentifikasi kemungkinan kendala dalam proses distribusi.
"Kami sudah menurunkan tim untuk mengecek langsung stok BBM di masing-masing SPBU. Ini penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujar AKBP Ariakta.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kepolisian menduga panjangnya antrean tidak sepenuhnya disebabkan oleh keterbatasan pasokan BBM. Salah satu faktor yang ditemukan adalah ketidaksesuaian jam operasional SPBU dengan waktu aktivitas masyarakat, sehingga terjadi penumpukan kendaraan pada jam-jam tertentu.
2. Polisi mendalami penyebab kelangkaan

Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh kemungkinan penyebab kelangkaan, termasuk isu dugaan praktik penimbunan maupun permainan distribusi BBM. Hingga saat ini, belum ada bukti yang mengarah pada keterlibatan mafia BBM.
"Kalau terkait mafia, kami belum bisa menyimpulkan. Yang jelas, kami masih menelusuri penyebab pasti terjadinya penumpukan kendaraan di SPBU," tegasnya.
Sementara itu, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Lombok Timur, di antaranya SPBU Sekarteja, Lenek, Pancor, dan Rempung. Di beberapa lokasi, antrean mobil dilaporkan mencapai lebih dari 800 meter dari pintu masuk SPBU.
3. Kelangkaan BBM di Lombok Timur

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh BBM, baik di SPBU maupun di tingkat pengecer.
Polres Lombok Timur mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat juga diminta menunggu hasil penyelidikan serta informasi resmi terkait kondisi distribusi BBM di wilayah tersebut.


















