Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dubes Australia Berharap Penerbangan Rute Kupang-Darwin segera Terwujud

Kota Kupang
Dubes Australia Berharap Penerbangan Rute Kupang-Darwin segera Terwujud
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Duta Besar Australia Roderick Brazier mendukung penerbangan langsung Kupang-Darwin, tetapi realisasinya masih menunggu perhitungan dan pertimbangan pihak swasta yang mengelola rute.
  • Pemerintah NTT telah membahas rute ini dengan pihak Australia, termasuk Wali Kota Darwin, serta mengoordinasikan Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, dan instansi terkait.
  • Bandara El Tari Kupang menyatakan kesiapan fasilitas, infrastruktur, dan operasional untuk penerbangan internasional sejak Februari 2026, namun maskapai khusus rute Kupang-Darwin belum tersedia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, menjawab soal rencana pembukaan rute penerbangan langsung Kupang (Indonesia)-Darwin (Australia) yang tengah diupayakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Rod, secara pribadi ia sangat berharap penerbangan internasional tersebut dapat segera terwujud.

Rod menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Kupang, NTT, pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Ia menilai kehadiran rute penerbangan langsung akan semakin mempererat hubungan antara Australia dan Indonesia, khususnya dengan NTT.

1. Menunggu perhitungan pihak swasta

Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Bruce Brazier berdiri bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Ia menyampaikan pihak Australia sendiri masih harus mendengar perhitungan atau pertimbangan dari pihak swasta yang akan mengurus mengenai penerbangan tersebut.

"Pokoknya saya sangat mau ada penerbangan langsung dari Kupang ke Darwin. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh swasta dan mungkin ada pertimbangan lainnya," jawab dia.

Ia juga berharap rencana penerbangan langsung yang tengah berproses ini bisa mendapatkan respon baik dari semua pihak.

"Mudah-mudahan ini ada respon baik dari semuanya," tukasnya lagi.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena juga menyebut pembahasan soal penerbangan ini sudah disampaikan kepada Wali Kota Darwin.

"Beliau pasti akan mendorong ini. Saya sudah bertemu dengan Wali Kota Darwin saat kami ketemu di Fulan Fehan yang juga mendukung rencana dibukanya lagi Darwin - Kupang," jelas dia.

2. Sudah didiskusikan bersama Australia

IMG-20260803-WA0011.jpg
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Dok Biro Apim NTT)

Kesiapan penerbangan internasional ini sudah final sejak Februari 2026 pada Bandara El Tari Kupang. Melki menyebut masing-masing instansi sudah berkoordinasi mendukung adanya penerbangan internasional namun masih belum ada maskapai khusus untuk Kupang Darwin. Melki sendiri sudah berkoordinasi dengan Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, dan beberapa instansi terkait mengenai kelanjutan realisasinya.

Melki sendiri telah menyampaikan kepada Roderick dalam pertemuan informal mereka pada 30 Juli 2026 lalu di Kota Kupang. Ia juga memaparkan arah pembangunan NTT yang berfokus pada penguatan potensi unggulan setiap kabupaten dan kota guna menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan juga soal pembukaan kembali rute penerbangan langsung Kupang–Darwin guna memperkuat hubungan perdagangan, investasi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat kedua wilayah.

3. Bandara El Tari sudah siap secara fasilitas

IMG_20260313_160141.jpg
Plang penunjuk terminal keberangkatan di Bandara El Tari Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Sebelumnya, Penerbangan internasional ini akan melalui Bandara El Tari Kupang yang mana juga telah melakukan persiapan fasilitas. Pengoperasian penuh sebagai bandara internasional ini sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.

“Kami Injourney Airports Bandara El Tari Kupang bersama seluruh stakeholder bandara berkomitmen untuk mendukung percepatan reaktivasi Bandara El Tari ini menjadi bandara internasional, tidak hanya statusnya saja melainkan dari sisi fasilitas infrastruktur dan kesiapan operasionalnya pun telah kami persiapkan," jelas General Manager Bandara El Tari, Teguh Darmawan Saiman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More