Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ibu Hamil Pecah Ketuban Terpaksa Lewati Jembatan Putus untuk Bersalin di RS

Ibu Hamil Pecah Ketuban Terpaksa Lewati Jembatan Putus untuk Bersalin di RS
Ibu hendak melahirkan dan pecah ketuban lalui jembatan putus di Kupang. (Dok Polda NTT)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Seorang ibu hamil di Kupang terpaksa berjalan kaki melintasi jembatan rusak sejauh 400 meter saat hendak melahirkan, sebelum akhirnya dievakuasi oleh personel TNI dan Polwan ke RSUD Naibonat.
  • Kerusakan jembatan di perbatasan Naibonat–Kuimasi disebabkan cuaca ekstrem yang menggerus pondasi hingga bergeser, membuat jalur Trans Timor ditutup sementara untuk proses perbaikan.
  • Wakil Gubernur NTT menyatakan akses Jalan Trans Timor lumpuh total akibat jembatan ambruk dan mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif demi keselamatan serta kelancaran transportasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Welhelmina Waty Snae (43), seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terpaksa harus berjalan kaki melintasi jembatan di perbatasan Kelurahan Naibonat dan Desa Kuimasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ambles, Kamis (26/3/2026).

Jalur utama Trans Timor yang merupakan jalan nasional penghubung Kupang - Timor Leste ini sampai lumpuh total dan membuat warga asal Desa Nitae, Kecamatan Fatuleu Barat ini berjalan kaki melewati jembatan yang rusak itu.

Ia sebelumnya dibonceng oleh sang suami, Agustinus, menggunakan sepeda motor menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat Kupang. Mereka tak dapat melanjutkan perjalanan dengan kendaraan akibat kemacetan panjang di Jalan Timor Raya akibat putusnya jembatan itu.

1. Diantar hingga rumah sakit

image_750x_69c4acbce015c.jpg
Ibu hendak melahirkan dan pecah ketuban lalui jembatan putus di Kupang. (Dok Polda NTT)

Ibu hamil ini sudah merasakan kontraksi hebat hingga ketubannya pecah saat perjalanannya terhenti. Dalam keadaan itu ia berjalan kaki sejauh kurang lebih 400 meter melewati jembatan tersebut.

Situasi tersebut langsung mendapat atensi dari personel TNI bersama Polwan dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTT yang sedang berjaga langsung turun tangan membantu evakuasi.

AKP Arina Eklesia Behhi, bersama anggotanya Dewi Padaka dan Susi Leba, langsung mengevakuasi Welhelmina dengan hati-hati dari lokasi kerusakan tersebut. Welhelmina langsung dibawa ke RSUD Naibonat menggunakan mobil dinas lalu lintas.

Welhelmina langsung mendapatkan perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Naibonat Kupang sebelum dipindahkan ke ruang persalinan.

2. Diduga akibat cuaca ekstrem

IMG-20260326-WA0045.jpg
Ibu hendak melahirkan dan pecah ketuban lalui jembatan putus di Kupang. (Dok Polda NTT)

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto Mangiri, mengungkap penyebab rusaknya jembatan ini. Menurutnya kondisi cuaca ekstrem berpengaruh besar pada ambruknya jembatan di Kilometer 38 Oelmasi, Desa Kuimasi, Kecamatan Camplong, Kabupaten Kupang ini.

"Akibat cuaca ekstrem dengan terjadinya longsoran di hilir sungai yang menggerus tanah hingga terjadi retakan pada pondasi jembatan. Pondasi jembatannya bergeser sehingga plat injaknya terjadi penurunan," kata dia.

Sementara ini, kata dia, ada alternatif jalan yang sudah dipilih karena jalur jalan yang rusak itu akan ditutup sementara untuk perbaikan.

3. Akses jalan lumpuh total

image_750x_69c4acea0db98.jpg
Ibu hendak melahirkan dan pecah ketuban lalui jembatan putus di Kupang. (Dok Polda NTT)

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyebut jalur yang terputus ini membuat akses di Jalan Trans Timor ini lumpuh total.

“Ini jalur utama Trans Timor yang sangat vital. Kondisinya benar-benar terputus total sehingga menghentikan aktivitas transportasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan diimbau menghindari jalur tersebut demi keselamatan sementara waktu ini hingga akses kembali normal.

Sementara ini akan disiapkan untuk membuka jalur alternatif untuk transportasi juga perbaikan pada pipa air yang bisa mengganggu distribusi air bersih ke Kota Kupang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More