Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gedung DPRD NTB Dibangun Megah 5 Lantai, Sedot Anggaran Rp200 Miliar
Gedung DPRD NTB yang dibakar massa diratakan dan akan mulai dibangun kembali pada awal 2027. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Gedung DPRD NTB yang dibakar massa pada 30 Agustus 2025 akan dibangun ulang lima lantai pada 2027, dengan lelang dini November-Desember 2026 dan target digunakan awal 2028.
  • Anggaran konstruksi fisik diusulkan sekitar Rp200 miliar dari pemerintah pusat, ditambah Rp50 miliar untuk meubeler; basement akan mencakup SPKLU, sementara masjid dan lapangan tenis dipertahankan.
  • Desain mengusung identitas Sasak, Samawa, dan Mbojo, serta konsep hijau, tahan gempa, ruang aspirasi, kolam retensi, taman, panel surya, dan sistem hidran darurat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Gedung DPRD NTB yang dibakar massa dalam aksi demonstrasi pada 30 Agustus 2025, akan dibangun kembali pada 2027 mendatang. Pada tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan lelang dini pada bulan November hingga Desember 2026.

Gedung DPRD NTB akan dibangun megah lima lantai dengan dukungan anggaran konstruksi fisik sekitar Rp200 miliar dari pemerintah pusat. Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya menjelaskan saat ini sedang dilakukan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) dan ditargetkan rampung pada September mendatang.

"Progresnya saat ini masih penyelesaian DED. Insya Allah di September bisa selesai dan langsung targetnya juga dipersiapkan untuk lelang konstruksi. Karena ini sifatnya single years, jadi diharapkan 2027 itu sudah selesai dibangun dan tahun 2028 bisa digunakan," kata Wijaya di Mataram, Selasa (4/8/2026).

1. Anggaran pembangunan mencapai Rp200 miliar

Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Wijaya menjelaskan gedung DPRD NTB yang baru nantinya sebanyak lima lantai, termasuk satu lantai basement di bagian bawah, sekaligus area Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sedangkan lantai di atasnya difungsikan untuk ruang kerja para wakil rakyat

Dia menyebut biaya konstruksi fisik gedung DPRD NTB diusulkan ke pemerintah pusat sekitar Rp200 miliar. Selain itu, terdapat usulan tambahan anggaran sekitar Rp50 miliar khusus untuk pengadaan meubeler agar fasilitas di dalam gedung benar-benar lengkap.

Berdasarkan perencanaan sementara, fasilitas umum seperti masjid dan lapangan tenis yang sudah ada akan tetap dipertahankan. Sementara area rumah dinas yang berad di bagian belakang saat ini, akan digusur karena menjadi bagian dari penataan pembangunan secara menyeluruh.

Wijaya mengatakan pada Januari 2027 ditargetkan sudah dilakukan penandatanganan kontrak konstruksi pembangunan gedung DPRD NTB dengan kontraktor. Sementara, konstruksi fisik ditargetkan sekitar 11 bulan dan rampung pada Desember 2027.

"Awal 2028 ditargetkan serah terima gedung dan ditargetkan sudah bisa mulai digunakan secara resmi oleh para anggota dewan," kata dia.

2. Bangunan bercorak tiga etnis utama di NTB

Alat berat meratakan gedung DPRD NTB yang dibakar dalam aksi demonstrasi pada 30 Agustus 2025. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Wijaya mengungkapkan bangunan gedung DPRD NTB dirancang dengan memasukkan unsur kearifan lokal. Kultur khas NTB, khususnya representasi dari tiga etnis utama di NTB, akan diakomodir secara visual pada arsitektur bangunan untuk memperkuat identitas budaya Sasak, Samawa dan Mbojo.

Mengingat skala gedung yang besar dan berpotensi memakan biaya operasional tinggi, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, kata dia, memberikan arahan khusus agar bangunan didesain sebagai green building atau bangunan ramah lingkungan yang hemat operasional dan mudah dalam pemeliharaan.

Sejumlah fasilitas penunjang yang disiapkan meliputi penggunaan solar panel untuk mengefisiensikan penggunaan energi listrik harian. Kemudian SPKLU yang diintegrasikan di area gedung untuk memfasilitasi kendaraan listrik, termasuk rencana bertahap penggunaan mobil dinas listrik bagi anggota dewan ke depannya. Selain itu, seluruh instalasi dirancang sangat presisi dan tertata rapi agar tidak ada kabel tambahan yang terlihat demi menjaga estetika ruangan.

3. Didesain tahan gempa

Gedung Sekretariat DPRD NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia menambahkan, gedung DPRD NTB juga dirancang tahan gempa. Karena NTB merupakan daerah yang rawan bencana gempa bumi. Selain itu, desain tata letak gedung DPRD NTB juga memperhitungkan aspek keamanan dan kenyamanan publik, termasuk menyediakan ruang aspirasi khusus yang terakomodir dalam perencanaan untuk mengantisipasi dinamika penyampaian pendapat atau aksi unjuk rasa.

Kawasan perkantoran ini juga akan dilengkapi dengan lanskap yang memadai, asri, serta penambahan taman-taman. Wijaya mengungkapkan pada ardal gedung DPRD NTB juga dirancang pembangunan kolam retensi sebagai sarana pengendalian drainase internal untuk mengatasi cekungan atau genangan air di area sekitar.

"Kemudian sebagai cadangan pasokan air cepat tanggap untuk kebutuhan penyiraman tanaman hingga penambahan suplai hidran darurat apabila terjadi kebakaran," terangnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article