Hotel Namira Asrama Haji NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Nilai tersebut menunjukkan bahwa secara umum layanan yang diterima jemaah pada tahapan penyelenggaraan di dalam negeri telah memenuhi harapan jemaah. Meskipun demikian, masih terdapat variasi capaian antar embarkasi yang mencerminkan perbedaan karakteristik penyelenggaraan maupun pelaksanaan layanan di masing-masing embarkasi.
Adapun skor IKLHI untuk masing-masing embarkasi di Indonesia pada musim haji 2026, sebagai berikut:
Banjarmasin (BDJ) 83,34
Balikpapan (BPN) 81,79
Batam (BTH) 83,88
Banda Aceh (BTJ) 84,41
Jakarta – Cipondoh (JKB) 84,08
Jakarta – Pondok Gede (JKG) 84,70
Jakarta – Bekasi (JKS) 81,61
Kertajati (KJT) 82,12
Medan (KNO) 85,24
Lombok (LOP) 87,80
Padang (PDG) 83,76
Palembang (PLM) 86,65
Solo (SOC) 82,15
Surabaya (SUB) 84,29
Makasar (UPG) 83,95
Yogyakarta (YIA) 87,18
Tingkat kepuasan layanan haji dalam negeri pada seluruh embarkasi berada pada kategori sangat memuaskan dan memuaskan. Embarkasi dengan kategori sangat memuaskan dan memperoleh nilai tertinggi, yaitu Lombok (LOP) sebesar 87,80, diikuti Yogyakarta (YIA) sebesar 87,18 dan Palembang (PLM) sebesar 86,65.
Sementara itu, embarkasi dengan kategori memuaskan diperoleh Jakarta–Bekasi (JKS) sebesar 81,61, diikuti Balikpapan (BPN) sebesar 81,79 dan Solo (SOC) sebesar 82,15. Variasi nilai antar embarkasi menunjukkan bahwa kualitas layanan dalam negeri secara umum telah berjalan dengan baik.
Namun masih terdapat ruang perbaikan pada beberapa embarkasi agar capaian kualitas layanan semakin merata. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh karakteristik operasional masing-masing embarkasi, termasuk jumlah jemaah yang dilayani, kondisi sarana dan prasarana, serta pelaksanaan layanan pada setiap tahapan keberangkatan.