Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

857 Ribu Warga NTB Terdampak Kekeringan, 5 Daerah Siaga Darurat!

Kota Mataram
857 Ribu Warga NTB Terdampak Kekeringan, 5 Daerah Siaga Darurat!
Distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak bencana kekeringan di Lombok Barat. (dok. Istimewa)
Share Article

Mataram, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 228.283 kepala keluarga (KK) atau 857.102 jiwa warga Nusa Tenggara Barat (NTB) terdampak bencana kekeringan hingga 23 Juli 2026. Ratusan ribu warga yang terdampak kekeringan berada di 9 kabupaten/kota yang tersebar di 56 kecamatan dan 218 desa/kelurahan.

Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin menyebutkan sebanyak 5 daerah telah menetapkan status siaga darurat kekeringan di provinsi NTB, sedangkan empat daerah lainnya dalam proses penetapan status.

"Dari hasil monitoring di Provinsi NTB terdapat potensi terdampak bencana kekeringan sementara 56 Kecamatan, 218 Desa, 228.283 KK dan 857.102 jiwa dan 47 tangki air terdistribusi," kata Sadimin di Mataram, Sabtu (25/7/2026).

1. Daftar daerah yang berstatus siaga darurat kekeringan di NTB

IMG_20251118_132118_924.jpg
Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lima daerah yang telah menetapkan status siaga darurat kekeringan yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu. Sementara, empat kabupaten/kota lainnya dalam proses penetapan status siaga darurat kekeringan, antara lain Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Di provinsi NTB, hanya Kota Mataram yang belum terdampak bencana kekeringan. Sadimin menjelaskan bahwa saat ini, seluruh wilayah NTB berada pada periode musim kemarau yang diperkuat oleh fenomena El Nino.

Dengan meluasnya wilayah yang masuk dalam level waspada kekeringan akibat Hari Tanpa Hujan (HTH) yang kian memanjang, masyarakat NTB diharapkan dapat menggunakan air secara bijak guna mengantisipasi krisis air bersih.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk sangat waspada terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun pemukiman dengan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan atau meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

2. Rincian jumlah masyarakat terdampak bencana kekeringan di Pulau Lombok

Ilustrasi kekeringan. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi kekeringan. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dari 9 daerah yang terdampak bencana kekeringan di provinsi NTB, sebanyak empat kabupaten di Pulau Lombok. Yaitu, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara.

Di Kabupaten Lombok Tengah, tercatat sebanyak 9 kecamatan terdampak kekeringan yang tersebar di 91 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 169.517 KK atau 678.066 jiwa. Lombok Tengah merupakan wilayah dengan jumlah populasi terdampak terbesar di NTB, namun belum menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan.

Kemudian Kabupaten Lombok Timur, bencana kekeringan melanda 6 kecamatan di 39 desa. Jumlah masyarakat terdampak sebanyak 31.114 KK atau 84.463 jiwa. Pemda Lombok Timur telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Selanjutnya di Kabupaten Lombok Barat, tercatat sebanyak 5 kecamatan dilanda kekeringan yang tersebar di 11 desa. Jumlah masyarakat terdampak sebanyak 5.595 KK atau 17.099 Jiwa. Pemda Lombok Barat juga telah menetapkan status siaga darurat kekeringan dengan distribusi air bersih sebanyak 17 tangki.

Sementara di Kabupaten Lombok Utara, tercatat sebanyak 5 kecamatan dilanda bencana kekeringan yang tersebar di 13 desa. Jumlah masyarakat yang terdampak kekeringan sebanyak 3.337 KK atau 10.892 jiwa dan belum ditetapkan status siaga darurat.

3. Rincian jumlah masyarakat terdampak bencana kekeringan di Pulau Sumbawa

IMG-20260725-WA0004.jpg
Distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak bencana kekeringan di Lombok Barat. (dok. Istimewa)

Sedangkan di Pulau Sumbawa, sebanyak lima kabupaten/kota sudah terdampak bencana kekeringan, yaitu Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Di Kabupaten Sumbawa Barat, tercatat sebanyak 1 kecamatan dilanda bencana kekeringan pada satu desa dengan jumlah masyarakat terdampak 248 KK atau 992 jiwa. Pemda Kabupaten Sumbawa Barat juga telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Di Kabupaten Sumbawa, tercatat 12 kecamatan terdampak bencana kekeringan yang tersebar di 13 desa. Dengan jumlah masyarakat terdampak sebanyak 8.723 KK atau 34.807 jiwa. Sama seperti Kabupaten Sumbawa Barat, Pemda Kabupaten Sumbawa juga telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan.

Di daerah paling timur NTB yaitu Kabupaten Bima, tercatat 12 kecamatan dilanda bencana kekeringan yang tersebar di 36 desa. Jumlah masyarakat terdampak kekeringan sebanyak 8.125 KK atau 25.516 jiwa dan telah didistribusikan 16 tangki air bersih.

Sementara di Kota Bima, sebanyak 4 kecamatan dilanda kekeringan yang tersebar di 9 kelurahan. Jumlah masyarakat terdampak kekeringan sebanyak 1.129 KK atau 3.287 jiwa. Dengan distribusi air bersih sebanyak 14 tangki.

Berikutnya di Kabupaten Dompu, tercatat 2 kecamatan dilanda kekeringan yang tersebar di 5 desa. BPBD mencatat masyarakat terdampak sebanyak 495 KK atau 1.980 jiwa. Pemda Kabupaten Dompu juga telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More