ITDC Sebut Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026 Sudah Beres

- ITDC memastikan hosting fee MotoGP Mandalika 2026 telah beres setelah koordinasi dengan pemerintah pusat; Bappenas merekomendasikan biaya tersebut ditanggung APBN.
- ITDC menargetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 melampaui Rp5 triliun, didorong penjualan tiket dan akomodasi serta peningkatan dari Rp4,2 triliun pada 2024 menjadi Rp4,9 triliun pada 2025.
- Persiapan MotoGP Mandalika 2026 mendapat dukungan lintas lembaga, termasuk Kemenko Perekonomian, Kemenpora, Danantara, dan Bakom RI, dengan pemantauan rutin perkembangan acara.
Mataram, IDN Times - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan hosting fee MotoGP Mandalika 2026 sudah beres. Setiap menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika, masalah hosting fee selalu menjadi isu utama yang dibahas.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka memastikan bahwa hosting fee MotoGP Mandalika 2026 sudah tidak ada masalah. "Saya rasa hosting fee sudah beres. Tahun ini, kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan saya rasa ini akan beres sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Troy dikonfirmasi Sabtu (5/9/2026).
1. Bappenas rekomendasikan hosting fee MotoGP Mandalika ditanggung APBN

MotoGP Mandalika 2025. (dok. MGPA) Troy tak menyebutkan berapa besar hosting fee MotoGP Mandalika yang dibayar kepada Dorna tahun 2026 ini. Namun dia mengungkapkan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah merekomendasikan hosting fee MotoGP Mandalika ditanggung APBN.
"Kementerian memberikan atensi yang luar biasa terkait penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Bappenas sudah memberikan rekomendasi bahwa hosting fee ditanggung APBN," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sekarang memiliki Deputi Industri Olahraga. Event MotoGP sendiri merupakan bagian dari industri olahraga. Sehingga penyelenggaraan MotoGP di Mandalika didukung oleh Kemenpora.
"Jadi ini MotoGP adalah bagian dari industri olahraga. Dimana industri olahraga ini memberikan manfaat ekonomi yang signifikan untuk masyarakat," kata dia.
2. Targetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 tembus Rp5 triliun

Ilustrasi UMKM lokal NTB saat ajang MotoGP Mandalika 2025. (IDN Times/Muhammad Nasir) Pada tahun ini, ITDC menargetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 menembus angka Rp5 triliun. Troy optimistis target tersebut tercapai dengan melihat pergerakan penjualan tiket dan akomodasi yang cukup bagus di kawasan Mandalika.
Dia menyebutkan pada MotoGP Mandalika 2024, dampak ekonomi dari perhelatan event balap motor bergengsi di dunia itu mencapai Rp4,2 triliun. Kemudian dampak ekonomi MotoGL Mandalika meningkat pada 2025 menjadi Rp4,9 triliun.
Melihat peningkatan capaian tersebut, dia optimis dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 akan menembus angka lebih dari Rp5 triliun. Dia mengatakan bahwa event MotoGP Mandalika menjadi salah satu penggerak ekonomi dan investasi di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Dalam tiga tahun trakhir, sejumlah investor sudah mulai berlomba-lomba membangun fasilitas akomodasi di kawasan Mandalika.
3. Didukung lintas kementerian dan lembaga

Penonton memadati tribun K Sirkuit Mandalika, Minggu (5/10/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir) Troy menambahkan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mendapatkan atensi lintas kementerian dan lembaga. Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian mengundang ITDC sekali seminggu untuk memantau perkembangan persiapan MotoGP Mandalika 2026.
Selain itu, Danantara juga berkomitmen mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. "Kita juga sudah dipanggil Danantara, komit untuk mendukung ini," ungkap Troy.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI juga memberikan dukungan. Menurutnya, event MotoGP Mandalika merupakan kegiatan yang harus didukung karena menggelorakan tentang kemajuan Indonesia di dunia internasional.
Sebagai catatan, pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, hosting fee sepenuhnya ditanggung Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) sebesar Rp174,6 miliar.
Kemudian pada MotoGP Mandalika 2023, ITDC dan Kemenparekraf membayar hosting fee sebesar Rp 176,8 miliar. Dengan rincian ITDC sebesar Rp98 miliar dan Kemenparekraf Rp78,8 miliar. Sedangkan pada tahun 2024, biaya hosting fee MotoGP Mandalika mencapai Rp 231,29 miliar.

















