Badung, IDN Times - Meskipun dalam situasi pandemik COVID-19 ini, Bea Cukai Wilayah Bali–Nusra sebagai Trade Facilitator merealisasikan ekspor jagung produksi petani Sumbawa sebanyak 6.600 metrik ton ke Cebu, Filipina.
Menurut Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, Hendra Prasmono pada Jumat (15/5), dengan adanya kegiatan ekspor ini pihaknya berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para petani jagung di Sumbawa. Nantinya petani akan dapat menikmati harga yang lebih tinggi dibanding penjualan lokal.
