Mataram, IDN Times - Perang di kawasan Timur Tengah (Timteng) antara Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai berdampak terhadap pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di destinasi wisata Gili Trawangan, Meno dan Air (Tramena) di Lombok Utara. Gili Hotel Association (GHA) Lombok Utara menyebutkan sekitar 25 persen wisatawan mancanegara (wisman) membatalkan kunjungan ke kawasan tiga Gili.
"Iya, sudah ada cancellation (pembatalan) untuk kedatangan di bulan Maret-April. Ini sudah ada pembatalan, karena memang perang ini. Kalau kita lihat sekitar 25 persen (pembatalan kunjungan wisman)," kata Ketua GHA Lalu Kusnawan dikonfirmasi IDN Times, Rabu (4/3/2026).
