Bima, IDN Times - Nasib tak menyenangkan dialami sejumlah petani dan peternak asal Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 2.000 ekor sapi yang mereka pasarkan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangeran dan Bekasi) tidak laku dijual.
"Tercatat kurang lebih 2.000 ekor sapi yang saat ini masih berada di wilayah Jabodetabek, karena tak laku dijual," kata Kepala Dinas Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Bima, Indra Jaya, Senin (3/7/2023).
