Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penyidik Telusuri Peran Tersangka pada Proyek Jalan TWA Gunung Tunak

Kota Mataram
Penyidik Telusuri Peran Tersangka pada Proyek Jalan TWA Gunung Tunak
Gapura TWA Gunung Tunak (Lombokatraktif)
Share Article

Mataram, IDN TimesĀ  - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan peran tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan aspal menuju Taman Wisata Alam Gunung Tunak yang ambruk di sepanjang 1 kilometer pada Agustus 2021 akan terungkap usai menerima hasil audit dari akuntan publik.

"Kalau sudah ada hasil audit, kami akan melakukan gelar perkara untuk mengungkap peran tersangka," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Lombok Tengah Bratha Hariputra seperti dikutip dari ANTARA pada Rabu (2/11/2022).

  1. 1. Proses audit kerugian negara

    ilustrasi transaksi. (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi transaksi. (IDN Times/Aditya Pratama)

    Ia pun meyakinkan proses audit kerugian negara oleh auditor independen tersebut sudah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

    "Memang belum ada (hasil audit) yang kami terima. Akan tetapi, dari koordinasi terakhir kami, sudah ada perkembangan, mungkin sebentar lagi ada hasil," ujar dia.

    Dasar penghitungan kerugian negara oleh akuntan publik ini, kata Bratha Hariputra, merujuk pada hasil pemeriksaan fisik dari ahli konstruksi asal Nusa Tenggara Timur.

  2. 2. Ada indikasi perbuatan melawan hukum

    Sally Ward-Foxton
    Sally Ward-Foxton

    Ia mengatakan bahwa pemeriksaan di sepanjang 1 kilometer jalan yang ambruk bersama penyidik dan tim audit dari akuntan publik.

    "Dari hasil analisis ahli konstruksi, memang ada ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum. Ada kekurangan volume pekerjaan di situ," ucapnya.

  3. 3. Nilai proyek Rp3,49 miliar

    Kerbau di TWA Gunung Tunak (BKSDA NTB)
    Kerbau di TWA Gunung Tunak (BKSDA NTB)

    Pengerjaan proyek jalan aspal tersebut berasal dari pengadaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB. Berdasarkan data dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek jalan ini berlangsung pada tahun 2017.

    Rekanan yang muncul sebagai pelaksana proyek ini adalah PT Indomine Utama yang beralamat di Selagalas Kota Mataram dengan anggaran pengerjaan sebesar Rp3,49 miliar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More