Setiap penonton MotoGP Mandalika harus scan aplikasi Peduli lindungi sebelum memasuki Tribune (IDN Times/Muhammad Nasir)
Menjelang perhelatan kejuaraan dunia balap motor bergengsi di dunia, WSBK Mandalika pada 11 - 13 November mendatang, kasus harian COVID-19 di provinsi NTB terjadi tren peningkatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB per 1 November 2022, jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 145 kasus.
Meskipun terjadi tren peningkatan kasus harian, Dinas Kesehatan Provinsi NTB meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. Adapun dalam perhelatan WSBK Mandalika, penonton wajib sudah divaksin lengkap dosis 1 dan 2.
"Penonton wajib sudah vaksin lengkap, jika sudah vaksin booster lebih bagus lagi untuk meningkatkan proteksi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri.
Walaupun terjadi peningkatan kasus dan Subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia, namun diharapkan masyarakat tetap tenang dan waspada. Dengan cara memperkuat protokol kesehatan terutama memakai masker.
Mantan Direktur RSUD Provinsi NTB ini mengatakan varian baru XBB sangat cepat menular. Namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Untuk itu masyarakat diminta tetap disiplin protokol kesehatan, menggunakan masker dengan tepat, hindari kerumunan dan mencuci tangan pakai sabun.
"Lakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala COVID-19 . Sesegerakan vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap COVID-19," pintanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, jumlah akumulasi kasus positif COVID-19 di NTB sampai 1 November 2022 sebanyak 6.360 kasus. Dimana, 35.216 kasus sudah sembuh dan 999 meninggal dunia. Jumlah kasus aktif saat ini tinggal 145 kasus.
Sementara untuk cakupan vaksinasi, sebanyak 3.422.518 warga NTB telah mendapatkan vaksin lengkap atau dosis kedua. Jumlahnya sekitar 87,52 persen. Sedangkan untuk vaksinasi dosis pertama telah mencapai 99,40 persen atau 3.887.334 orang. Untuk vaksinasi booster atau dosis ketiga sudah mencapai 1.507.230 orang atau 38,54 persen.