Kupang, IDN Times - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap tumpahan minyak yang mencemari perairan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, diduga berasal dari kebocoran bangkai KM Kuala Emas. Kebocoran terjadi saat proses pengangkatan kapal menggunakan Crane Barge Hong Bang 6.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Irwan Deffi Nasution, menyampaikan minyak itu berjenis Marine Fuel Oil (MFO) atau bahan bakar kapal yang keluar saat pemotongan dilakukan pada lambung kiri kapal. Ia menyampaikan ini berdasarkan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) setelah menerima laporan dugaan pencemaran laut di kawasan tersebut.
