Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengabdi di Papua, Wili Mbuik Embuskan Napas Terakhir usai Ditembak KKB

Kota Kupang
Mengabdi di Papua, Wili Mbuik Embuskan Napas Terakhir usai Ditembak KKB
Nona Wili Mbuik salah satu korban penembakan KKB yang bertugas di Pemkab Jayawijaya Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)
  • Pegawai Pemkab Jayawijaya asal Rote Ndao, Wili Mbuik, meninggal setelah ditembak saat bertugas bersama rombongan Dinas Pertanian di Kampung Muliama, Papua Pegunungan.
  • Jenazah Wili dievakuasi dari Wamena melalui Jayapura, Makassar, dan Kupang, lalu disemayamkan di Oesapa sebelum dibawa menggunakan kapal ke Rote Ndao.
  • Penembakan terhadap rombongan penyaluran bantuan pangan dan bibit ternak menewaskan tiga orang, sementara lima lainnya selamat; polisi menyatakan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Duka menyelimuti keluarga Wili Mbuik (25), pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Wili menjadi salah satu korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026) sore.

Wili sendiri adalah warga asal Busalangga, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia gugur dalam insiden penembakan itu setelah dirawat intensif usai mengalami luka tembak.

Bibi dari Wili, Selvi Mbuik, di Rote membenarkan kabar duka mengenai ponakannya yang jadi korban dalam insiden yang diduga melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Peristiwa itu terjadi saat Wili sedang menjalankan tugas bersama rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

"Iya, anak kami menjadi korban," kata Selvi saat dikonfirmasi pada Kamis (10/9/2026).

  1. 1. Jenazah dibawa pakai pesawat hingga kapal

    Potret Nona Wili Mbuik, korban penembakan KKB yang bertugas di Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan.
    Nona Wili Mbuik salah satu korban penembakan KKB yang bertugas di Pemkab Jayawijaya Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

    Wili mengalami luka tembak pada bagian rusuk kanan depan. Ia sempat dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

    Selvi mengatakan jenazah Wili mulai diterbangkan dari Wamena sejak pukul 08.00 WITA. pada Kamis (10/9/2026) melalui rute Wamena-Jayapura-Makassar-Kupang. Setelah tiba di Kupang, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah paman kandung Wili di Oesapa untuk kemudian dibawa ke Rote dengan kapal esoknya. Perjalanan menggunakan kapal menuju Rote Ndao rencananya dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) pagi.

    "Anak kami sekarang dalam perjalanan dan belum bisa langsung ke Rote, masih transit. Tiba di Kupang jam 8 malam katanya tadi. Semayam di Nona Wili punya paman kandung di Oesapa satu malam," ujar Selvi.

    Menurut Selvi, ibu Wili telah lebih dahulu meninggal dunia dan ia sangat menyayangi ayahnya. Kondisi itu membuat kepulangan Wili menjadi duka yang semakin berat bagi keluarga.

  2. 2. Lima orang selamat, tiga jadi korban

    Dokumentasi terkait tiga korban tewas dalam penembakan yang dikaitkan dengan KKB di Papua Pegunungan.
    Tiga korban tewas dalam penembakan KKB di Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

    Dalam keterangan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, penembakan itu terjadi ketika rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang menyalurkan bantuan pangan dan bibit ternak kepada masyarakat di Kampung Muliama.

    Dalam peristiwa itu, ada delapan orang dalam rombongan dengan lima orang dilaporkan selamat, sedangkan tiga lainnya meninggal dunia.

    "Tiga orang yang diidentifikasi tewas," tukasnya, Rabu (9/9/2026).

  3. 3. Dua orang asal NTT

    Dokumentasi terkait tiga korban yang tewas dalam peristiwa penembakan oleh KKB di Papua Pegunungan.
    Tiga korban tewas dalam penembakan KKB di Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

    Selain Wili (24), dua korban lainnya adalah Aprida Rapi (49) selaku Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, serta drh. Alfonsius Albinus Mehan (35) selaku dokter hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

    Aprida meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka tembak pada rusuk kiri bagian depan. Sementara Alfonsius meninggal akibat luka tembak pada bagian kepala. Alfonsius juga merupakan putra NTT. Ia berasal dari Sikka, Maumere.

    "Kami memastikan penyelidikan dilakukan menyeluruh untuk mengidentifikasi para pelaku," tukasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More