Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bantuan Gempa Diinjak, Kekecewaan Warga Manggarai Timur Jadi Sorotan

Kota Kupang
Bantuan Gempa Diinjak, Kekecewaan Warga Manggarai Timur Jadi Sorotan
Mi bantuan dari Pemda Manggarai Timur untuk korban gempa Flores tercecer di lantai. (Dok istimewa)
  • Video viral memperlihatkan seorang warga menginjak paket mi dan biskuit bantuan pascagempa untuk Desa Golo Lijun, Manggarai Timur, karena menilai jumlahnya tidak mencukupi.
  • Seorang ibu berusaha menghentikan aksi tersebut dan memungut makanan yang berserakan, sambil mengingatkan bahwa pengungsi lain masih membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup.
  • Pelaku, Saimin Sadang Syawal, meminta maaf kepada publik dan Pemda Manggarai Timur; ia mengaku khilaf serta kecewa atas porsi bantuan yang diterimanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Beredar video seorang oknum warga menginjak-injak paket bantuan logistik pascagempa berupa beberapa bungkus mi dan biskuit. Ia melakukannya sambil merekam dan meluapkan kalimat kekecewaan.

Dalam video itu ia menyebut bantuan tersebut didapati dari Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur untuk Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Manggarai Timur. Menurutnya jumlah tersebut tidak cukup untuk kebutuhan pascagempa.

Aksinya dalam video berdurasi 22 detik tersebut lantas mendapat sorotan tajam setelah beredar di media sosial karena menghamburkan dan menginjak-injaknya makanan yang diberikan di lantai.

  1. 1. Sempat dicegat seorang ibu

    Seorang warga menginjak kardus mi bantuan dari Pemda Manggarai Timur yang ditujukan bagi korban gempa Flores.
    Mi bantuan dari Pemda Manggarai Timur untuk korban gempa Flores diinjak oknum warga. (Dok istimewa)

    Dalam video itu seorang ibu yang tampak mengenakan jilbab berwarna hijau coba menghalaunya. Ibu itu juga mencegah ia menghancurkan makanan tersebut dengan mencoba memungutnya.

    Ibu dalam video tersebut menyampaikan juga bahwa masih ada pengungsi lain yang membutuhkannya untuk menyambung hidup. Namun si perekam dalam video tersebut berkelit.

    "Ini jatahnya saya yang saya kasih hancur," tukasnya.

    Dalam video yang sama tampak bantuan serupa berceceran di lantai yang kemudian dipungut oleh beberapa ibu-ibu lainnya.

  2. 2. Meminta maaf pada publik dan pemerintah

    Seorang warga menginjak mi bantuan Pemda Manggarai Timur yang diperuntukkan bagi korban gempa Flores.
    Mi bantuan dari Pemda Manggarai Timur untuk korban gempa Flores diinjak oknum warga. (Dok istimewa)

    Tak lama berselang, oknum warga tersebut diketahui bernama Saimin Sadang Syawal. Ia membuat pernyataan lewat video atas viralnya aksi menginjak bantuan Pemda Manggarai Timur.

    Ia memohon maaf kepada publik akibat dari perbuatannya yang kemudian menjadi sorotan setelah viral di media sosial.

    "Saya Saimin Sadang Syawal. Saya memohon maaf kepada publik dan lebih khusus kepada Pemda Manggarai Timur," kata dia.

  3. 3. Mengaku khilaf karena kecewa

    Sejumlah warga menginjak tumpukan bantuan mi untuk korban gempa, lalu mengaku kecewa dan khilaf atas tindakan tersebut.
    Warga yang injak-injak bantuan mi untuk korban gempa mengaku kecewa dan khilaf. (Dok istimewa)

    Ia juga mengakui khilaf saat itu karena ia secara pribadi kepalang kecewa dengan porsi bantuan yang ia terima sebagai korban gempa.

    "Saya khilaf dan membuat statement tanpa sadar karena memang itu bentuk kekecewaan," tukasnya.

    Menurut dia, bantuan tersebut sangat memenuhi kebutuhannya di masa-masa pascabencana tersebut.

    "Atas nama masyarakat dan atas nama pribadi, kembali saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan yang saya buat," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More