Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KMP Portlink II Evakuasi Penumpang Putri Yasmin yang Terombang-ambing di Laut
Pelabuhan Lembar. (Dok. ASDP)
  • KMP Putri Yasmin milik PT Jemla terbakar sekitar pukul 04.30 WITA saat melayani rute Padangbai-Lembar, Rabu 12 Agustus 2026.
  • KMP Portlink II milik ASDP mengevakuasi sekitar 35 penumpang dari lokasi kebakaran dan membawa mereka ke Pelabuhan Lembar.
  • ASDP berkoordinasi dengan KSOP, Basarnas, serta pihak terkait sambil menyiapkan ambulans, P3K, jalur evakuasi, pengamanan, dan personel di Pelabuhan Lembar serta Padangbai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (12/8/2026)

KMP Putri Yasmin terbakar sekitar pukul 04.30 WITA saat melayani lintasan Padangbai-Lembar. KMP Portlink II mengevakuasi sekitar 35 penumpang ke Pelabuhan Lembar, sementara ASDP berkoordinasi dengan KSOP dan Basarnas.

Saat ini

Penanganan dan koordinasi antarinstansi masih berlangsung di wilayah Lembar. ASDP menyiapkan fasilitas dan personel di Pelabuhan Padangbai serta Lembar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KMP Putri Yasmin terbakar saat melayani lintasan Padangbai-Lembar. KMP Portlink II mengevakuasi sekitar 35 penumpang dan membawa mereka ke Pelabuhan Lembar.
  • Who?
    Penumpang KMP Putri Yasmin, KMP Portlink II milik PT ASDP Indonesia Ferry, PT Jemla sebagai pemilik kapal, KSOP Kelas II Lembar, dan Basarnas terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di lintasan Padangbai-Lembar. Penumpang hasil evakuasi dibawa ke Pelabuhan Lembar, sementara kesiapan penanganan juga dilakukan di Pelabuhan Padangbai.
  • When?
    Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WITA pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Why?
    Penyebab kebakaran KMP Putri Yasmin per saat ini masih belum diketahui. Penanganan dilakukan untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal.
  • How?
    KMP Portlink II dikerahkan dari sekitar lokasi untuk mengevakuasi 35 penumpang. ASDP berkoordinasi dengan KSOP dan Basarnas serta menyiapkan ambulans, P3K, jalur evakuasi, pengamanan, dan area penerimaan di pelabuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kapal Putri Yasmin terbakar saat pergi dari Padangbai ke Lembar. Kapal Portlink II membantu membawa 35 penumpang ke Pelabuhan Lembar. ASDP, KSOP, dan Basarnas bekerja bersama agar semua orang selamat. Di pelabuhan sudah ada ambulans, obat P3K, dan petugas. Sekarang mereka masih terus membantu dan mengatur keadaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat KMP Portlink II, didukung koordinasi ASDP, KSOP, Basarnas, dan pihak terkait, menunjukkan kesiapan bersama dalam menghadapi situasi darurat. Evakuasi 35 penumpang menuju Pelabuhan Lembar serta penyediaan akses ambulans, P3K, jalur evakuasi, dan personel di pelabuhan mencerminkan perhatian terarah pada keselamatan dan kebutuhan penumpang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Barat, IDN Times – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan dukungan dalam proses evakuasi dan penanganan penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar saat melayani lintasan Padangbai-Lembar, Rabu (12/8/2026). Kapal milik PT Jemla tersebut mengalami kebakaran sekitar pukul 04.30 WITA.

Dalam proses evakuasi, KMP Portlink II milik ASDP yang berada di sekitar lokasi turut membantu mengevakuasi penumpang. Sekitar 35 orang berhasil dievakuasi menggunakan KMP Portlink II dan dibawa menuju Pelabuhan Lembar.

1. Koordinasi lintas sektor

Pelabuhan Lembar. (Dok. ASDP)

KMP Portlink II langsung dikerahkan untuk membantu proses evakuasi setelah KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran. Sebanyak 35 penumpang berhasil dievakuasi dari kapal tersebut dan dibawa menuju Pelabuhan Lembar.

ASDP juga berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Basarnas dalam penanganan kejadian tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan penumpang berjalan dengan aman dan cepat.

"Fokus utama kami saat ini adalah mendukung proses evakuasi dan memastikan penumpang yang berhasil dievakuasi mendapatkan penanganan sebaik-baiknya. ASDP bersama seluruh stakeholder terus mengerahkan dukungan yang diperlukan, baik dalam proses evakuasi di lokasi maupun penanganan setibanya penumpang di pelabuhan,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo dalam siaran persnya yang diterima pada Rabu (12/8/2026).

2. Siapkan personel di Pelabuhan Padang Bai dan Lembar

Proses evakuasi korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Setibanya penumpang di Pelabuhan Lembar, ASDP menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk penanganan korban evakuasi. Fasilitas tersebut meliputi area penerimaan, akses ambulans, fasilitas P3K, jalur evakuasi, hingga pengamanan dan sterilisasi area.

ASDP juga memastikan kesiapan personel dan fasilitas di Pelabuhan Padangbai maupun Pelabuhan Lembar. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan penanganan sesuai kondisi di lapangan dan arahan instansi yang berwenang.

“Yang menjadi fokus kami dari sisi pelabuhan adalah memastikan ketika penumpang hasil evakuasi diarahkan ke pelabuhan, seluruh fasilitas yang dibutuhkan telah siap. Kami juga memastikan koordinasi dengan instansi terkait berjalan dengan baik agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tambah Heru.

3. Koordinasi dengan instansi lain

Proses evakuasi korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal, mengatakan koordinasi lintas instansi terus dilakukan dalam mendukung penanganan kejadian tersebut.

“Keterlibatan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi merupakan bagian dari respons terhadap keadaan darurat dan mendukung upaya pertolongan yang sedang dilakukan. Koordinasi dengan seluruh pihak terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal,” ujar Syamsurizal.

Saat ini, proses penanganan dan koordinasi antarinstansi masih terus berlangsung di wilayah Lembar. ASDP terus memastikan kesiapan fasilitas dan personel di Pelabuhan Padangbai maupun Pelabuhan Lembar untuk mendukung kebutuhan penanganan sesuai kewenangan dan arahan instansi yang berwenang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article