Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dana Renovasi GOR 17 Desember Dihapus, Venue PON NTB 2028 Terancam

Kota Mataram
3 min read
Dana Renovasi GOR 17 Desember Dihapus, Venue PON NTB 2028 Terancam
GOR 17 Desember Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Anggaran Rp400 miliar untuk renovasi GOR 17 Desember Mataram dicoret dari pembahasan APBN 2027, padahal diajukan NTB untuk persiapan PON 2028.
  • Komisi V DPR RI menilai Pemprov NTB belum menyampaikan blueprint, urgensi, dan pengawalan kebutuhan renovasi GOR secara jelas, meski sebelumnya lokasi telah dikunjungi.
  • Untuk PON 2028, pembukaan atau penutupan dapat dialihkan ke Mandalika; tanpa revitalisasi lapangan atletik senilai minimal Rp30 miliar, venue atletik berpotensi dipindahkan ke Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mataram, IDN Times - Anggaran renovasi GOR 17 Desember, Turida, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dicoret dalam pembahasan APBN 2027. Semula, anggaran yang diusulkan ke pemerintah pusat untuk merenovasi GOR 17 Desember sebesar Rp400 miliar.

Pemprov NTB mengajukan anggaran untuk renovasi GOR 17 Desember sebagai bagian dari persiapan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jakarta. Namun dalam pembahasan Komisi V DPR RI bersama kementerian terkait, anggaran renovasi GOR 17 Desember dicoret.

"Anggarannya sudah nggak ada, sudah nol dari yang sudah kita proyeksikan ada Rp400 miliar," kata Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi dikonfirmasi Rabu (30/9/2026).

  1. 1. Belum ada blue print renovasi GOR 17 Desember

    IMG_20250625_120313_100.jpg
    Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Eks Ketua KONI NTB itu mengungkapkan beberapa pertimbangan Komisi V DPR RI mencoret anggaran untuk renovasi GOR 17 Desember. Secara umum, kata dia, Komisi V DPR RI belum melihat adanya blue print terkait renovasi GOR tersebut dari Pemprov NTB terkait pelaksanaan PON 2028.

    Komisi V DPR RI juga belum melihat adanya alasan dari Pemprov NTB terkait urgensi renovasi GOR 17 Desember untuk pelaksanaan PON 2028 atau kegiatan olahraga lain. "Jadi akhirnya kita anggap itu tidak begitu urgen. Jadi bagaimana pun juga proses penganggaran itu untuk yang paling urgen dan strategis secara nasional," kata dia.

  2. 2. Pernah dikunjungi Komisi V DPR RI

    GOR 17 Desember Turida Kota Mataram tampak depan. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    GOR 17 Desember Turida Kota Mataram tampak depan. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Sebenarnya, kata Mori, anggaran sebesar Rp400 miliar yang diajukan untuk renovasi GOR 17 Desember tidak mencukupi. Dia menyebut anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp700 miliar.

    Namun karena yang akan direnovasi hanya bagian-bagian krusial dan strategis, sehingga anggaran sebesar Rp400 miliar itu dinilai memadai. "Kita sudah perhitungkan betul tapi dalam pembahasan di DPR itu anggarannya sudah nol, nggak ada lagi," kata dia.

    Sebelumnya, Komisi V DPR RI sudah berkunjung ke GOR 17 Desember di Kota Mataram beberapa bulan lalu. Pada waktu itu sudah diploting anggarannya sekitar Rp400 miliar. Namun, kata Mori, anggaran tersebut harus dikawal oleh Pemprov NTB.

    "Kan nggak serta merta kunjungan Komisi V itu kemudian sim salabim. Harus ada gerakan lain dari Pemprov NTB yang mengawal bahwa anggaran itu dibutuhkan, GOR itu dibutuhkan. Selain untuk PON juga dibutuhkan untuk kegiatan olahraga yang lain. Bahwa suatu saat NTB tuan rumah liga 2, home base di NTB. Itu penjelasannya nggak ada, semuanya samar," jelas Mori.

  3. 3. PON NTB 2028 terancam?

    GOR 17 Desember Turida Cakranegara Kota Mataram. (Instagram.com/asprovntb)
    GOR 17 Desember Turida Cakranegara Kota Mataram. (Instagram.com/asprovntb)

    Apakah dengan dicoretnya anggaran renovasi GOR 17 Desember akan mengancam PON 2028 di NTB? Mori mengatakan dalam masterplan yang sudah dibuat KONI NTB sebelumnya, sudah disiapkan rencana cadangan.

    Renovasi GOR 17 Desember direncanakan untuk kegiatan pembukaan atau penutupan PON 2028. Jika GOR 17 Desember tidak direnovasi maka alternatifnya pembukaan atau penutupan PON 2028 dilaksanakan di kawasan Mandalika Lombok Tengah.

    Selain itu, GOR 17 Desember juga direncanakan untuk pertandingan cabang olahraga (cabor) atletik. Sementara, untuk perbaikan lapangan atletik di GOR 17 Desember membutuhkan anggaran minimal sekitar Rp30 miliar.

    "Silakan Pemda kalau punya uang untuk revitalisasi lapangan atletik. Kalau nggak venuenya bisa dibawa ke Jakarta untuk atletik," tandas Ketua DPW Partai Nasdem NTB itu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More