Lombok Timur, IDN Times - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Timur (Lotim), angka kemiskinan di Gumi Selaparang pada tahun 2023 mengalami kenaikan. Data tahun 2022 jumlah warga miskin Lotim sebanyak 189.640 jiwa meningkat menjadi 197.630 jiwa. Kondisi ini menyebabkan Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Lotim juga berpotensi mengalami peningkatan.
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim menyebutkan, tahun 2022 jumlah KRS di Lotim 152.696. Jumlah ini hampir 50 persen dari Pasangan Usia Subur (PUS). Tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 96,515.
