Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus Penikaman Anggota Brimob oleh TNI di Labuan Bajo Berakhir Damai

Kasus Penikaman Anggota Brimob oleh TNI di Labuan Bajo Berakhir Damai
Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Perselisihan antara anggota Brimob dan TNI di Labuan Bajo diselesaikan secara damai melalui pertemuan kekeluargaan di Polres Manggarai Barat, tanpa melanjutkan ke ranah pidana.
  • Kedua institusi menandatangani surat perdamaian yang berisi komitmen menjaga hubungan baik, memindahkan anggota terlibat keluar daerah, serta tetap melakukan pembinaan dan penegakan disiplin internal.
  • Kapolres Manggarai Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi, demi menjaga keamanan serta citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kupang, IDN Times - Perselisihan antara oknum anggota Brimob Kompi 1 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan anggota Kodim 1630/Manggarai Barat di Labuan Bajo diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, tidak menempuh jalur pidana, serta memindahkan anggota yang terlibat ke luar Labuan Bajo.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Vicon Polres Manggarai Barat, Selasa (16/6/2026). Pertemuan digelar setelah seorang anggota Brimob menjadi korban penikaman oleh anggota TNI dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Penyelesaian kasus ini kemudian ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Perdamaian oleh kedua pihak.

1. Jaga keharmonisan

Petugas kepolisian dan TNI duduk bersama dalam rapat di Denpom IX/1 Kupang membahas kasus penikaman anggota Brimob di Labuan Bajo.
Propam Polda NTT dan Denpom AD usut kasus anggota TNI tikam Brimob di Labuan Bajo. (Dok Polda NTT)

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, dalam kesempatan itu menyebut penyelesaian secara kekeluargaan ini untuk menjaga keamanan masyarakat.

"Kami sepakat menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Christian.

Menurutnya, keamanan dan keharmonisan di Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium menjadi prioritas utama.

“Labuan Bajo adalah etalase pariwisata Indonesia di mata dunia kerena itu, keamanan, kedamaian, dan persaudaraan harus terus kita jaga bersama,” tambahnya.

2. Isi kesepakatan damai

Pejabat Brimob dan anggota Kodim 1630 Manggarai Barat berjabat tangan di meja bertaplak biru dalam pertemuan perdamaian di Labuan Bajo.
Pejabat Brimob Kompi 1 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan anggota Kodim 1630/Manggarai Barat di Labuan Bajo berdamai. (Dok Polres Manggarai Barat)

Pasi Intel Kodim 1630/Manggarai Barat, Kapten Inf. Gede Budi yang mewakili Dandim 1630/Mabar juga berkomitmen untuk memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara TNI dan Polri. Begitu pun Wadanyon B Pelopor Labuan Bajo, AKP Antonio Cortereal, ingin hubungan kekeluargaan dapat menjaga soliditas dan persatuan.

Inti kesepakatan ini antara lain menyelesaikan persoalan secara damai dan tidak menempuh jalur pidana. Selanjutnya, proses pembinaan dan penegakan disiplin terhadap anggota yang terlibat tetap dilakukan secara internal. Kemudian para anggota yang terlibat masalah ini akan dipindah tugaskan keluar dari Kabupaten Manggarai Barat.

"Sesuai aturan yang berlaku pada masing-masing institusi," jelas Christian.

3. Ingin warga tetap tenang

Petugas kepolisian berpakaian sipil melakukan olah TKP di area perumahan Labuan Bajo terkait kasus penikaman antara anggota TNI dan Brimob.
Tim khusus melakukan olah TKP kasus TNI tikam Brimob di Labuan Bajo. (Dok Polres Manggarai Barat)

Kapolres Manggarai Barat ini juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang bisa memicu kesalahpahaman, dan masyarakat diharapkan dapat tetap aman, terkendali, dan kondusif.

Sebelumnya, beberapa anggota Brimob mendapat luka tusukan pada saat menghadiri pelantikan seorang anggota Brimob berinisial Bripda JGR. Peristiwa ini terjadi di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (11/6/2026) dini hari ini. Kasus ini diusut khusus oleh Tim Gabungan Bidang Propam Polda NTT dan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD).

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More