Lombok Tengah Juara Umum MTQ NTB 2026, Ini Daftar Pemenangnya!

Lombok Tengah, IDN Times - Kabupaten Lombok Tengah keluar sebagai juara umum ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Para peserta dari Lombok Tengah berhasil mengumpulkan 13 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu dari berbagai cabang lomba.
Dalam ajang MTQ NTB 2026, Kabupaten Lombok Tengah meraih 245 poin, sekaligus melengkapi keberhasilannya sebagai tuan rumah. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Lombok Timur dengan 177 poin, disusul Kabupaten Lombok Barat 147 poin, Kabupaten Bima 142 poin, Kabupaten Sumbawa Barat 141 poin, Kabupaten Sumbawa 102 poin, Kota Mataram 101 poin, Kota Bima 87 poin, Kabupaten Dompu 58 poin dan Kabupaten Lombok Utara 42 poin.
1. Daftar pemenang MTQ NTB 2026 asal Lombok Tengah

Adapun daftar juara atau pemenang MTQ NTB 2026 asal Kabupaten Lombok Tengah. Prestasi terbaik pertama diraih oleh M. Zaki Irsyad Batuta (Tilawah Anak-anak), Alhamudin dan Nindi Solehah (Tilawah Cacat Netra), Maesarah (Tilawah Dewasa), Wawan Hardian (Qira’at Murattal Dewasa), Iqbal Ali Fikri (20 Juz), Muhamad Haikal Afad dan Salwa Salsabila (30 Juz), Ary Pratama (Bahasa Inggris), tim Syarhil Qur’an yang dipimpin Febrian Arsi Paturrizki, Zian Hardian Fikri dan Desi Ayu Armita Sari (Naskah), Muhammad Miftahurrizki Khairi (Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an), serta M. Fikrian Haikal (Kaligrafi Digital).
Pada kategori terbaik II, prestasi diraih Nopian Dini (Tartil Al-Qur'an), M. Rizal Fadli dan Baiq Laila Furqani (Tilawah Remaja), M. Iqbal Ziyaul Haq (1 Juz dan Tilawah), Husna Nadia Nukman (20 Juz), Fitriya Galby (Hiasan Mushaf), Maria Ulfa (Dekorasi), Ahmad Luthfi (Kontemporer), Baiq Fadilatul Islamiah (Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an), dan Hani Ersanda (Kaligrafi Digital).
Sementara itu, peraih terbaik III adalah Annajmuttoriq Esa Damai (Tartil Al-Qur'an), Lina Agustini (Qira’at Mujawwad Dewasa), Manik Fatihi (Qira’at Murattal Remaja), Lina Aprilia (5 Juz dan Tilawah), M. Rifki Sulistiawan dan Baiq Arin Fariha (Bahasa Arab), Miftahudin (Bahasa Indonesia), tim Fahmil Qur’an yang dipimpin Syifa Atus Soleha, serta Maulidan (Dekorasi).
2. Momentum menguatkan komitmen membumikan nilai-nilai Al-Qur'an

Ajang MTQ NTB 2026 ditutup Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri pada Senin malam (15/6/2026) di Bencingah Agung Masmirah, Kabupaten Lombok Tengah. Penutupan MTQ NTB 2026, bertepatan dengan malam pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Hal ini menjadi momentum strategis untuk menguatkan komitmen membumikan nilai-nilai Al-Qur'an sekaligus meneguhkan ikhtiar mewujudkan NTB sebagai Serambi Al-Qur'an. Wagub NTB yang akrab disapa Dinda ini menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang semata sebagai ajang perlombaan membaca, menghafal, atau memahami Al-Qur'an.
Namun, lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar membangun peradaban Qur'ani dengan menyiapkan generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, sumber akhlak, dan fondasi pembangunan daerah.“Insyaallah, Al-Qur'an akan menjadi benteng yang kokoh bagi generasi-generasi Islami yang kelak mewarisi estafet pembangunan di NTB,” kata Dinda.
Menurutnya, ukuran keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih gelar juara, tetapi juga oleh semakin kuatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, tumbuhnya persaudaraan di antara seluruh kabupaten dan kota, serta lahirnya semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Pemprov NTB mendorong agar MTQ menjadi bagian dari gerakan pembinaan Al-Qur'an yang berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan visi besar menjadikan NTB sebagai Serambi Al-Qur'an, yakni daerah yang tidak hanya melahirkan qari, qariah, mufassir, mufassirah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga masyarakat yang menjadikan ajaran Al-Qur'an sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Dinda menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, aparat keamanan, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Dia berharap para juara yang lahir dari MTQ XXXI mampu menjadi duta terbaik NTB di tingkat nasional sekaligus mengembalikan tradisi prestasi daerah di panggung MTQ Nasional.
3. Bukan berakhirnya gema Al-Qur'an

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan berakhirnya MTQ bukan berarti berakhir pula gema Al-Qur'an. Melainkan menjadi awal untuk semakin membumikan ajaran dan akhlak Qur'ani dalam kehidupan masyarakat.
Dia mengatakan jajaran Kementerian Agama RI menyebut penyelenggaraan MTQ XXXI NTB memiliki kualitas dan atmosfer setara dengan MTQ Nasional. Baginya, apresiasi tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan pembinaan Al-Qur'an dan menjaga tradisi prestasi yang telah diraih.
Hasil tersebut mencerminkan semakin berkembangnya pembinaan Tilawatil Qur’an di seluruh kabupaten dan kota di NTB. Dikatakan, lebih dari sekadar kompetisi, MTQ telah menjadi ruang memperkuat silaturahmi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memotivasi setiap daerah untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berprestasi.


















