Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260105_171631_659.jpg
Tim SAR gabungan menyelamatkan seorang nelayan Lombok Barat, Sarimin yang ditemukan pingsan di tengah laut, Senin (5/1/2026). (dok. SAR Mataram)

Mataram, IDN Times - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang nelayan bernama Sarimin dalam keadaan selamat di perairan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (5/1/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat sedang melaut.

Sarimin merupakan warga Dusun Kuranji Bangsal, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Dia awalnya dilaporkan belum kembali ke daratan setelah melaut di perairan Pantai Ampenan, Kota Mataram.

1. Kantor SAR Mataram kerahkan tim rescue

Tim SAR gabungan menyelamatkan seorang nelayan Lombok Barat, Sarimin yang ditemukan pingsan di tengah laut, Senin (5/1/2026). (dok. SAR Mataram)

Kekhawatiran pihak keluarga memuncak saat korban tidak menjawab panggilan telepon sekitar pukul 08.00 WITA. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Desa Kuranji meneruskan informasi ke Kantor SAR Mataram untuk meminta bantuan pencarian.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian intensif bersama unsur potensi SAR di sekitar lokasi kejadian. Perahu korban pertama kali ditemukan terombang-ambing oleh nelayan setempat, masih di sekitar perairan Ampenan.

2. Korban pingsan di perahu yang terombang-ambing di tengah laut

Tim rescue SAR Mataram. (dok. SAR Mataram)

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri atau pingsan di atas perahunya. Tim rescue Kantor SAR Mataram yang menerima informasi penemuan tersebut langsung bergegas menuju lokasi penemuan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur potensi SAR.

"Tim SAR segera mengevakuasi korban menuju daratan dan langsung membawanya ke Puskesmas Parampuan, Lombok Barat, guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut," kata Hariyadi, Senin (5/1/2026).

3. SAR gunakan drone thermal

Ilustrasi ombak di pesisir pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Hariyadi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan sinergi yang kuat antara berbagai instansi dan masyarakat. Adapun unsur yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, Saka SAR, Perangkat Desa Kuranji, masyarakat dan nelayan setempat serta pihak terkait lainnya.

Dalam operasi SAR ini, tim rescue memaksimalkan penggunaan teknologi dan peralatan pendukung, termasuk drone thermal untuk pemantauan udara. Kemudian perahu karet, serta peralatan medis.

Editorial Team