Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dua Pelajar di Lombok Timur Curi Laptop dan ATK Sekolah

Dua Pelajar di Lombok Timur Curi Laptop dan ATK Sekolah
Ilustrasi Pencuri (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Lombok Timur, IDN Times - Dua pelajar di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terpaksa harus berurusan dengan aparat Polsek Keruak. Mereka diduga mencuri laptop dan alat tulis kantor (ATK) milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Montong Belai Kecamatan Keruak, Lotim. 

Polisi juga mengamankan seorang penadah inisial TA yang merupakan warga Keruak, Lotim. Kedua terduga pelaku bersama dengan penadahnya dijemput polisi di kediaman masing-masing. Sementara itu, akibat aksi pencurian dua pelajar ini, sekolah mengalami kerugian puluhan juta rupiah. 

1. Terungkap setelah ada penjualan ATK yang tidak wajar

Ilustrasi investigasi (Arief Rahmat)
Ilustrasi investigasi (Arief Rahmat)

Polsek Keruak sebelumnya telah menerima laporan kehilangan alat-alat inventaris dari pihak SDN 1 Motong Belai. Menindak lanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Keruak kemudian melakukan penyelidikan. 

"Terungkap karena adanya penjualan 10 buah buku dan 1 lusin pencil 2B dengan harga yang tidak wajar yaitu seharga Rp25 ribu kepada salah seorang warga Montong Blai," terang Kasi Humas Polres Lotim, IPTU. Nicolas Usman, Jumat (19/1/2024).

Mendapatkan kondisi yang tidak wajar itu, Unit Reskrim Polsek Keruak langsung melakukan penjemputan kepada penjual buku dan pensil tersebut. Polisi kemudian melakukan interogasi terhadap pelaku. 

"Setelah di konfirmasi, buku dan pensil 2B tersebut ternyata barang hasil curian yang berada di dalam tas laptop yang dicuri para pelaku," jelasnya.

2. Amankan dua unit laptop sebagai barang bukti

Ilustrasi pencurian (IDN Times/Madya Shakti)
Ilustrasi pencurian (IDN Times/Madya Shakti)

Setelah mendapatkan identitas terduga pelaku, polisi langsung melakukan penjemputan, dan ternyata pelakunya merupakan anak bawah umur yang masih berstatus pelajar. 

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan 2 unit Laptop Merk Acer Aspire One 14 in warna hitam, 2 buah cas Laptop, 1 unit speaker wireless warna putih, 1 unit printer merk Epson L3110 Hitam, 1 Unit Printer Epson L121 Hitam, dan beberapa jenis ATK (Alat Tulis Kantor).

"Saat ini para pelaku pencurian dalam status pengamanan diri di Mapolsek Keruak," katanya.

3. Sekolah mengalami kerugian puluhan juta

Ilustrasi lapor polisi (IDN Times/Agung Sedan)
Ilustrasi lapor polisi (IDN Times/Agung Sedan)

Kasus pencurian di SDN 1 Montong Belai itu terjadi pada Jumat 29 Desember 2023 lalu, sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu para guru yang ada di sekolah setempat mendapati barang yang ada di ruang guru dan kepala sekolah raib. Ada pun peralatan kantor yang raib sesuai dengan barang bukti yang diamankan polisi dari tangan terduga pelaku.

"Atas kejadian ini SD 1 Montong Belai mengalami kerugian sebesar Rp 22 juta," tutup Nicolas.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Ruhaili
Linggauni -
EditorLinggauni -
Ruhaili
EditorRuhaili

Latest News NTB

See More

Korupsi Dana Guru Terpencil, Pejabat Bima Segera Diseret ke Pengadilan

27 Jun 2026, 10:39 WIBNews