Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Debat Capres, Ganjar Singgung Perjuangan Keras Disabilitas di NTB

Debat Capres, Ganjar Singgung Perjuangan Keras Disabilitas di NTB
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. (YouTube IDN Times)
Share Article

Mataram, IDN Times - Debat pertama Calon Presiden (Capres) 2024 digelar, Selasa (12/12/2023) malam. Dalam sesi penyampaian visi dan misi selama 4 menit, Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyinggung soal perjuangan penyandang disabilitas di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Diketahui bahwa pada saat berkampanye di Kota Mataram, Minggu (3/12/2023) lalu, Ganjar bertemu dengan puluhan penyandang disabilitas di Lapangan Futsal Udayana, Kota Mataram. Mereka menyampaikan kepada Ganjar mengenai masih sulitnya akses bagi penyandang disabilitas.

"Betapa bahagianya saya bertemu dengan orang yang berjuang dengan keras agar dia bisa setara dan pemerintah mesti memberikan perhatian kepada mereka untuk memberikan kesetaraan pada mereka itu," kata Ganjar pada sesi penyampaian visi dan misi dalam debat pertama Capres dan Cawapres 2024 dikutip dari tayangan live YouTube IDN Times, Selasa (12/12/2023) malam.

1. Kesulitan akses internet di NTT

Siswa-siswi SMPN 03 Menakung, Melawi berada di pondok sederhana di atas bukit untuk mencari sinyal internet. (IDN Times/Istimewa).
Siswa-siswi SMPN 03 Menakung, Melawi berada di pondok sederhana di atas bukit untuk mencari sinyal internet. (IDN Times/Istimewa).

Sebelum ke NTB, Ganjar berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Eks Gubernur Jawa Tengah ini menceritakan bertemu dengan masyarakat yang ada di sana. Ganjar mengungkapkan anak muda di NTT mengeluhkan sulitnya akses mendapatkan pekerjaan.

Anak muda di sana juga menyampaikan ke Ganjar terkait sulitnya akses internet. Akses internet di NTT tidak seperti di Pulau Jawa. Padahal akses internet sangat dibutuhkan untuk belajar.

"Catatan inilah yang mendorong pikiran kami, internet gratis untuk para siswa yang sedang bersekolah. Agar mereka punya kesamaan dengan kita yang ada di Jawa ini," ujarnya.

2. Penyandang disabilitas keluhkan sulitnya akses

Capres Ganjar Pranowo berdialog dengan penyandang disabilitas di Kota Mataram, Minggu (3/12/2023). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Capres Ganjar Pranowo berdialog dengan penyandang disabilitas di Kota Mataram, Minggu (3/12/2023). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Saat bertemu langsung dengan Ganjar di Kota Mataram pada Minggu (3/12/2023) lalu, salah seorang penyandang disabilitas, Zainal Abidin mengatakan mereka masih mengalami kesulitan akses saat pemilu. Karena tidak punya kursi roda, Zainal mengaku sulit menggunakan hak pilih saat pemilu.

Kalaupun ada disabilitas yang punya kursi roda, tetapi akses jalan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga sulit. Untuk itu, Ganjar berharap kepada penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu agar bisa memberikan akses kepada penyandang disabilitas. Sehingga, mereka juga bisa datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya di pemilu 2024.

3. Disabilitas harus diajak dalam perencanaan pembangunan

Lukisan Ganjar Pranowo yang diberikan salah satu penyandang disabilitas di Kota Mataram, Mandra. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Lukisan Ganjar Pranowo yang diberikan salah satu penyandang disabilitas di Kota Mataram, Mandra. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Menurut Ganjar, penyandang disabilitas punya hak yang sama baik akses pendidikan, kesehatan dan berusaha. Untuk itu, penyandang disabilitas juga perlu dilatih kemampuan dan keterampilannya dalam berusaha sehingga bisa juga mendapatkan akses permodalan.

"Saya sedikit punya pengalaman saat menjadi gubernur, disabilitas kita ajak dalam perencanaan pembangunan. Setiap Musrenbang wajib kita mengundang komunitas disabilitas. Harapan kita mereka membuat usulan program," tuturnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

Kronologis Kematian dr Icha, Depresi karena Intimidasi 3 Anggota Dewan?

27 Jun 2026, 23:50 WIBNews