Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Buaya Raksasa Resahkan Warga di Lombok Tengah Berhasil Diamankan

Buaya Raksasa Resahkan Warga di Lombok Tengah Berhasil Diamankan
Ilustrasi buaya muara (IDN Times/Andri NH)
Share Article

Lombok Tengah, IDN Times - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Bali Reptile Rescue dan warga berhasil menangkap seekor buaya sepanjang 4 meter yang selama ini meresahkan masyarakat di Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Penangkapan buaya itu viral setelah videonya menyebar di media sosial dan menjadi tontonan warga setempat. "Iya, telah ditangkap, lokasinya di Sungai Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut," kata Kapolsek Kawasan Mandalika Inspektur Satu Polisi Kadek Suhendra dilaporkan Antara di Praya, Minggu (7/5/2023). 

1. Penangkapan buaya

Seorang warga menangkap buaya raksasa di Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (25/6/2022). Instagram/butoninfo
Seorang warga menangkap buaya raksasa di Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (25/6/2022). Instagram/butoninfo

Sementara itu, Babinsa Desa Bangkat Parak, Sertu Ahmad Arifin mengatakan penangkapan Buaya itu dilakukan bersama BKSDA NTB dan BKSDA Bali serta masyarakat setempat pada Sabtu malam pukul 19.00 Wita.

"Seekor buaya dengan panjang empat meter telah ditangkap," katanya.

Ia mengatakan, kemunculan seekor buaya yang sempat menghebohkan warga Desa Bangkat Parak tersebut dulu sempat viral, karena kemunculannya tidak terduga.

2. Buaya sering muncul di tempat sama

unsplash.com/Crisoforo Gaspar Hernandez
unsplash.com/Crisoforo Gaspar Hernandez

Itu pun terjadi setahun sekali pada saat musim hujan dan sempat pada tahun 2016 buaya tersebut juga muncul di tempat yang sama.

"Namun, pada saat kemunculannya waktu itu kami sebagai Babinsa bersama pemerintah desa setempat melakukan berbagai upaya pemasangan himbauan di sepanjang Sungai Arung untuk menghindari hal yang tidak diinginkan," katanya.

Namun, keresahan tersebut muncul hingga harus dilakukan penangkapan, karena buaya tersebut sempat dikabarkan memakan korban jiwa.

3. Desa Bangkat Parak kerja sama dengan BKSDA NTB dan Bali

buaya air asin (reddit.com/user/Maqqnus/)
buaya air asin (reddit.com/user/Maqqnus/)

Sehingga pemerintah Desa Bangkat Parak bekerja sama dan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam NTB dan Bali untuk melakukan penangkapan dan mengevakuasi buaya tersebut ke tempat penangkaran di Mataram NTB.

"Buaya yang ditangkap dievakuasi oleh tim BKSDA ke pusat konservasi di Mataram Nusa Tenggara Barat," katanya.

Harapannya semoga tidak ada lagi buaya lain yang muncul di Sungai Tarung Arung sehingga keresahan dan ketakutan warga akan buaya tidak berlarut larut.

"Semoga tidak ada Buaya lain yang muncul," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News NTB

See More

Korupsi Dana Guru Terpencil, Pejabat Bima Segera Diseret ke Pengadilan

27 Jun 2026, 10:39 WIBNews