Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Obel-Obel Lotim, Gubernur Perintahkan Mitigasi Komprehensif

Banjir Obel-Obel Lotim, Gubernur Perintahkan Mitigasi Komprehensif
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau lokasi banjir di Desa Obel-Obel Lotim, Sabtu (21/2/2026). (dok. Istimewa)

Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal turun meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Sabtu (21/2/2026). Daerah tersebut diterjang banjir pada Jumat (20/2/2026).

Iqbal turun untuk memastikan keselamatan warga sekaligus memantau langsung proses pemulihan masyarakat pascabencana. Dia menegaskan bahwa banjir di Desa Obel-Obel merupakan kejadian dengan pola berulang hampir setiap tahun.

Untuk itu, dia memerintahkan BPBD dan perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur guna merumuskan solusi jangka menengah dan jangka panjang. “Kita tidak bisa hanya menangani saat bencana terjadi," kata Iqbal.

1. Perintahkan mitigasi komprehensif

Banjir yang menerjang Desa Obel-Obel Lotim.
Banjir yang menerjang Desa Obel-Obel Lotim, Jumat (20/2/2026). (dok. Istimewa)

Dia meminta harus ada langkah mitigasi yang lebih komprehensif, mulai dari normalisasi sungai, penguatan tanggul, hingga penataan kawasan hulu. BPBD NTB dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta berkoordinasi erat dengan Pemkab Lombok Timur agar pencegahan ke depan lebih optimal.

Melalui penanganan terpadu lintas sektor dan dukungan pemerintah kabupaten, risiko banjir di wilayah tersebut dapat ditekan. Sekaligus memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan pemulihan yang berkelanjutan.

2. Penyebab banjir akibat sedimentasi sungai

Pendangkalan aliran sungai yang memicu banjir di Desa Obel-Obel Lotim.
Pendangkalan aliran sungai yang memicu banjir di Desa Obel-Obel Lotim. (dok. Istimewa)

Dalam peninjauan lapangan, rombongan mengidentifikasi penyebab banjir yang diketahui dipicu sedimentasi lumpur dan batuan di alur sungai. Pendangkalan yang cukup parah membuat elevasi dasar sungai hampir sejajar dengan lahan sekitar, sehingga saat debit air meningkat, luapan cepat masuk ke permukiman warga.

Sebagai langkah mitigasi, Iqbal menilai perlu segera dilakukan normalisasi sungai melalui pengerukan sedimen yang kemudian dimanfaatkan untuk meninggikan tanggul kanan dan kiri sepanjang aliran sungai. Upaya ini diharapkan dapat mencegah luapan air kembali terjadi saat hujan deras.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov NTB melalui BPBD, Baznas, dan Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar warga serta makanan ringan bagi anak-anak.

Selain itu, Iqbal memberikan bantuan khusus berupa perbaikan tempat pengolahan tempe di Dusun Batumpak yang rusak akibat banjir. Disertai dukungan modal pembelian bahan baku kedelai guna membantu memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

3. Pohon besar nyangkut di jembatan

Banjir yang merendam permukiman warga di Desa Obel-Obel Lotim.
Banjir yang merendam permukiman warga di Desa Obel-Obel Lotim. (dok. Istimewa)

Pada saat itu, Gubernur Iqbal menerima laporan darurat dari perwakilan warga Desa Madayin yang datang langsung ke lokasi. Warga melaporkan adanya sumbatan aliran sungai akibat tumbangnya beberapa pohon besar yang tersangkut di jembatan dan berpotensi memperparah banjir bila hujan kembali turun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD NTB menerjunkan tim ke Desa Madayin untuk melakukan pembersihan material kayu dan sampah menggunakan gergaji mesin agar aliran air kembali lancar. Banjir di Desa Obel-Obel menyebabkan 150 kepala keluarga (KK) terdampak. Dengan rincian Dusun Batumpak 100 KK, Dusun Kesambik 20 KK dan Dusun Medas 30 KK.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News NTB

See More

Nama Bunga-bunga Unik di Dunia, Ada Forget Me Not hingga Baby's Breath

21 Feb 2026, 21:00 WIBNews