Genap Setahun Pimpin NTB, Gubernur Iqbal Mutasi Pejabat Besar-besaran

Mataram, IDN Times - Genap setahun memimpin Nusa Tenggara Barat (NTB), Gubernur Lalu Muhamad Iqbal melakukan mutasi pejabat besar-besaran. Sebanyak 392 pejabat eselon III dan IV dilantik pada pada Jumat (20/2/2026) sore.
Pelantikan ratusan pejabat dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal, Staf Ahli Gubernur, para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB. Pada hari ini, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhamayanti Putri alias Iqbal-Dinda, genap setahun memimpin provinsi NTB.
Dia dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2025-2029 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu.
"Alhamdulillah, sudah melakukan pelantikan 392 pejabat eselon III dan IV. Jadi hampir semua posisi (eselon III dan IV) sudah kita isi," kata Iqbal dikonfirmasi usai pelantikan pejabat, Jumat (20/2/2026) sore.
1. Birokrasi Pemprov NTB diharapkan berjalan dengan full speed

Sebanyak 392 pejabat yang dilantik terdiri dari 147 pejabat eselon III dan 245 pejabat eselon IV. Dengan pelantikan ratusan pejabat ini, diharapkan mesin birokrasi di Pemprov NTB mulai pekan depan sudah bisa berjalan dengan full speed atau kecepatan penuh.
"Karena semua jabatan (eselon III dan IV) sudah terisi. Kemarin kita masih agak pincang karena pejabat-pejabat eselon III dan IV sebagian besar belum terisi. Hari ini alhamdulilah semua sudah terisi," kata dia.
2. Alasan lamanya pengisian pejabat eselon III dan IV

Eks Duta Besar Indonesia untuk Turki itu mengungkap penyebab lamanya pengisian pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov NTB. Karena menurutnya, banyak jabatan yang diisi dan banyak dilakukan penyesuaian-penyesuaian.
Pelantikan ratusan pejabat ini disesuaikan dengan perampingan organisasi perangkat daerah (OPD) atau Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemprov NTB yang baru.
"Dengan perampingan organisasi, ada yang tidak menjabat lagi. Nanti kita dorong untuk fungsional," ujarnya.
Iqbal menegaskan bahwa mutasi dan rotasi pejabat merupakan hal lumrah dalam birokrasi. Dengan perampingan organisasi, sejumlah pejabat yang sebelumnya menduduki posisi eselon III dan IV tidak lagi mendapatkan jabatan struktural.
3. Proses seleksi pejabat melalui beauty contest

Iqbal menambahkan bahwa pejabat yang diberikan amanah menduduki jabatan eselon III dan IV dilakukan secara objektif melalui beauty contest beberapa waktu lalu. Kemudian profil data pejabat dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta catatan dari Inspektorat.
Meskipun dia mengakui adanya unsur subjektivitas dalam setiap keputusan, namun menjamin bahwa hasil seleksi ini adalah komposisi terbaik untuk menjalankan roda organisasi di Pemprov NTB. Menurutnya, pejabat eselon III berperan penting dalam mengeksekusi program dan kegiatan di lapangan.
Sementara, pejabat eselon II atau kepala OPD lebih bersifat manajerial. Untuk itu, Iqbal berharap para pejabat eselon III saat ini dapat menjadi kader yang siap naik kelas menjadi pejabat eselon II di masa mendatang.








![[QUIZ] Sering Merasa Lelah tanpa Sebab? Cek Penyebabnya dengan Jawab Kuis ini!](https://image.idntimes.com/post/20251211/pexels-liza-summer-6383189_14fd3247-f7c9-4a20-bd5a-4cdef70a5ee6.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Kenal Kamu dengan Budaya Sasak di NTB? Buktikan!](https://image.idntimes.com/post/20260123/upload_9484a18fe2ea547cb9c622e6f741e50d_411eabbc-4007-4bed-b18b-1bdf2c126b0e_watermarked_idntimes-1.jpg)








![[QUIZ] Pilihanmu Bisa Ungkap Cara Pandangmu tentang Kehidupan!](https://image.idntimes.com/post/20260206/pexels-anastasiia-chaikovska-206547003-17867916-3_1a3d9527-8389-496e-8ad8-7dfc964e6e4e.jpg)