Comscore Tracker

Sambut Superbike, ITDC Kebut Fasilitas Pendukung Sirkuit Mandalika

Keamanan Sirkuit MotoGP diperketat

Lombok Tengah, IDN Times – Pembangunan fasilitas pendukung Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok terus dilakukan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Pembangunan fasilitas pendukung Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika terus dikebut untuk menyambut balap motor internasional World Superbike (WorldSBK) pada 12-14 November 2021 mendatang.

1. Pembangunan fasilitas pendukung terus dikebut

Sambut Superbike, ITDC Kebut Fasilitas Pendukung Sirkuit MandalikaRace control di Sirkuit MotoGP Mandalika (Instagram.com)/the lmandalika

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, saat ini seluruh fasilitas pendukung Sirkuit MotoGP Mandalika terus dikerjakan.

Antara lain, pengerjaan tunnel (terowongan), race control, pit building, medical center dan helipad.

Terowongan di JKK terdiri dari tunnel 1 sepanjang 65,57 meter yang terletak di utara JKK dan tunnel 2 sepanjang 117,77 meter yang terletak di selatan JKK.

"Kedua tunnel dibangun sebagai akses pendukung yang menghubungkan jalan provinsi di sisi utara dengan lot-lot di dalam JKK dan area kawasan di bagian selatan JKK," kata Bram dalam keterangan pers, Jumat (10/9/2021) kemarin.

Saat ini pembangunan terowongan telah mencapai 100 persen. Untuk struktur dan saluran air capai 99 persen.

"Semua tunnel telah dilengkapi dengan fasilitas penerangan (lampu) yang menyala selama 24 jam dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Bram.

PT ITDC pun memastikan semua terowongan di JKK memiliki kelengkapan pendukung sehingga aman dan nyaman untuk dilewati oleh masyarakat maupun wisatawan.

2. Pemasangan pompa di setiap tunnel

Sambut Superbike, ITDC Kebut Fasilitas Pendukung Sirkuit MandalikaWarga Dusun Ebunut melewati Tunnel 1 Sirkuit MotoGP Mandalika menuju pekarangan rumah IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki

Untuk mengantisipasi limpahan air saat musim hujan, tiap terowongan telah dilengkapi dengan sistem drainase dan didukung oleh pompa air otomatis.

Alat pompa, seperti dijelaskan Bram, memiliki kapasitas 0,117 m3/detik atau 7,07 m3/menit untuk tunnel 1. Untuk tunnel 2 berkapasitas 0,073 m3/detik atau 4,38 m3/menit. 

"Kami optimistis tunnel ini akan dapat dilewati walaupun dalam kondisi hujan," kata Bram.

Saat ini juga, PT ITDC juga tengah mempercepat penyelesaian semua pembangunan terowongan.

"Kami targetkan rampung 100 persen pada September ini,” sambungnya. Sementara fasilitas medical center dan helipad, kata Bran, telah mencapai 100 persen. 

Sementara pembangunan gedung race control mencapai 92,25 persen. Untuk gedung pit capai 100 persen.

"Kedua bangunan ini ditargetkan rampung pada Oktober 2021," kata Bram.

3. WorldSBK siap digelar November mendatang

Sambut Superbike, ITDC Kebut Fasilitas Pendukung Sirkuit Mandalikatwitter.com/ducaticorse

Sesuai progres semua fasilitas pendukung, PT ITDC optimistis WorldBK di The Mandalika akan digelar pada November mendatang.

"Kami terus fokus untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung JKK guna kelancaran persiapan event," kata Bram.

Selain menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung JKK, ITDC juga tengah mengerjakan proyek akses jalan pendukung mobilitas masyarakat di sekitar area JKK.

"Salah satu jalan akses sementara menuju Pantai Seger dan Pantai Serenting masing-masing sepanjang 748 meter dan 244 meter," ujar Bram.

Saat ini kedua akses jalan tersebut sudah dilengkapi rambu jalan dan bisa diakses oleh masyarakat umum.

4. Keamanan Sirkuit MotoGP Mandalika diperketat

Sambut Superbike, ITDC Kebut Fasilitas Pendukung Sirkuit MandalikaKerbau warga menjajal track lane Sirkuit MotoGP Mandalika/dok. Facebook

Chief Security Sirkuit MotoGP Mandalika Made mengaku pengamanan di Sirkuit MotoGP Mandalika terus diperketat.

Selama ini kata Made, semua warga yang bermukim di Sirkuit MotoGP Mandalika tidak diperbolehkan melintas di lintasan sirkuit.

"Kami larang untuk masuk lintasan. Jangankan melintas di jalur utama Sirkuit ke lintasan, service road saja kami larang," kata Made.

Ia pun mengaku kecolongan saat kejadian viral kerbau masuk Sirkuit MotoGP Mandalika.

"Kami sudah imbau, warga harus berada di luar radius luar sirkuit. Baik bagi pengembala kerbau dan sapi," kata Made.

Ia pun mengaku, ITDC telah memanggil semua gembala yang berada di Lingkar Sirkuit MotoGP Mandalika.

"Kita sudah undang ke kantor. Kita jemput bola ke masing-masing pemilik. Kami juga sudah menyampaikan surat ke Kadus Ebunut bahkan ke Kepala Desa Kuta," pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Kerbau Melintasi Sirkuit Mandalika, Viral!

Topic:

  • Yogie Fadila

Berita Terkini Lainnya