(Ilustrasi pengeroyokan) IDN Times/Sukma Shakti
Sebelumnya, seorang pria berusia 51 tahun asal Lombok Timur (Lotim) tewas dikeroyok pada sebuah homestay di kawasan Suranadi, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Senin (30/3/2026) lalu. Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah Polsek Kopang Lombok Tengah menerima laporan dari Puskesmas Kopang terkait seorang pria yang telah meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan.
Dari hasil koordinasi dengan Polsek Narmada Lombok Barat, diketahui bahwa kejadian bermula di wilayah Suranadi. Hasil penyelidikan, korban diketahui sebelumnya membuat janji bertemu dengan seorang perempuan berusia 17 tahun asal Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.
Keduanya bertemu dan masuk ke salah satu kamar homestay di kawasan Suranadi. Namun, hanya berselang sekitar lima menit, sekelompok orang yang terdiri dari laki-laki dan beberapa perempuan tiba-tiba datang dan mendobrak pintu kamar homestay.
Setelah pintu didobrak, diduga terjadi aksi pengeroyokan terhadap korban di dalam kamar homestay. Tidak berhenti di lokasi kejadian, pelaku kemudian membawa korban yang sudah tidak berdaya ke dalam mobil dan bergerak menuju arah Lombok Timur. Dalam perjalanan, korban yang sempat meronta dalam kondisi terikat akhirnya ditutup menggunakan terpal oleh para pelaku.
Sesampainya di Puskesmas Kopang, korban diturunkan dengan maksud untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, setelah ikatan dilepas, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Di Puskesmas itulah diketahui korban telah meninggal dunia, dan pihak medis langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kopang.