5 Kekurangan Work from Cafe, Bikin Bangkrut?

Mengerjakan pekerjaan kantor di cafe menjadi trend saat ini. Pro kontra terkait produktivitas work form cafe (WFC) tersebut, ada yang merasa diuntungkan dan sebaliknya. Namun, beberapa orang tidak menyadari kekurangannya tersebut, padahal kalau diamati kerugiannya bisa bikin boros gaji.
Selain itu, masih ada beberapa kekurangan lainnya. Tentu saja dengan sekian alasan yang mungkin sebelumnya tidak kita sadari. Nah, apa saja kekurangan work form cafe (WFC) yang penting buat kamu ketahui? Berikut ini penjelasannya!
1. Sulit berkonsentrasi

Kerja sangat butuh konsentrasi, saat kamu mengerjakan pekerjaan di cafe berpotensi mengalami gangguan. Sebab, cafe atau kedai kopi menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi bahkan kemungkinan besar area lalu lalang kendaraan, karena biasanya owner memilih lahan strategis.
Selain itu, kamu juga akan sangat terganggu dengan alunan musik dan suara bisa dari orang yang berbincang-bincang di kursi lain. Kamu benar-benar sulit mendapatkan suasana yang mendukung konsentrasi saat mengerjakan tugas butuh kefokusan.
2. Ruang terbatas

Kerja membutuhkan space yang cukup antar tongkrongan lainnya. Tidak semua coffee shop mempunyai area indoor atau outdoor yang luas untuk kamu nyaman mengerjakan tugas, sehingga jika dipaksakan akan sangat tidak efektif.
Hal ini dapat membuat kamu frustasi jika berencana untuk bekerja dalam jangka panjang di cafe. Bila memang tetap ingin bekerja di sana, pastikan ada cukup ruang untuk kamu mengerjakan tugas-tugas dengan tenang tanpa berdesakan dengan pengunjung lainnya.
3. WiFi tidak dapat diandalkan

Kekurangan work from cafe (WFC) kamu bisa dihadapkan dengan masalah besar seperti Wi-Fi dengan sinyal yang buruk. Meskipun tidak semua cafe seperti itu, namun beberapa orang menemukan sinyalnya lemah atau tidak stabil sehingga menyulitkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Tentu saja, ini menjadi kerugian yang perlu kamu pertimbangkan ketika ingin konsisten WFC. Bisa-bisa bikin kamu frustasi apabila mengerjakan proyek yang memerlukan banyak riset daring atau kolaborasi dengan rekan kerja.
4. Kurangnya privasi

Risiko yang paling merugikan dari melakukan pekerjaan di cafe yaitu kebocoran privasi. Hal ini sangat merugikan kamu ketika tiba-tiba kejadian.
Percakapan dan layar kamu dapat didengar dan dilihat oleh siapapun yang lewat, sangat tidak ideal untuk pekerjaan rahasia. Tentu saja akan menjadi masalah bagi orang yang bekerja di industri yang butuh kerahasiaan seperti keuangan dan hukum.
Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati jika kamu ingin tetap menyelesaikan pekerjaan di cafe. Bila ada orang yang mencurigakan, pastikan untuk segera pindah tempat dan meminta jeda rapat sejenak.
5. Boros gaji

Kekurangan work from cafe (WFC) yang tidak kamu sadari, yaitu pemborosan. Bayangkan saja kalau kamu tiap hari minum kopi di cafe ditambah snack yang mungkin dibutuhkan untuk melawan bosan dan kantuk.
Kamu sadari sendiri kopi dan cemilan di cafe itu harganya lumayan dibandingkan nyetok atau bikin sendiri. Jika kamu terus melakukan kebiasaan ini, bisa-bisa gaji bulananmu hampir habis hanya untuk memenuhi gaya kerjamu.
Bekerja di kafe dengan membawa barang berharga seperti laptop dan notebook atau barang berharga lainnya berpotensi dicuri atau dirampok. Apalagi kalau kedainya minim pengamanan, maka lebih baik pertimbangkan kekurangan work from cafe ini sebelum FOMO.



















