Tangkapan layar saat rumah pelaku di Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima saat terbakar (Dok/Istimewa)
Usai membacok korban, pelaku melarikan diri untuk menghindari amukan massa. Warga yang tersulut emosi dan tak menemukan korban, kemudian melakukan pembakaran rumah panggung sembilan tiang milik terduga pelaku.
Pada malam itu, sejumlah personel disiagakan di lokasi hingga pagi hari. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya reaksi tambahan dari warga dan keluarga korban.
Sementara itu, Kepala UPT PPA Kabupaten Bima Muhammad Umar mengatakan, kondisi anak korban saat ini mengalami gangguan psikologis. Kini pihaknya bersama Pekerja Sosial (Peksos) Kemensos sedang melakukan upaya pemulihan psikologi anak tersebut.
"Sikap bocah itu pasca pembunuhan ayahnya berbeda dari sebelum. Sekarang lebih cenderung diam, makanya saat ini kami sedang upaya lakukan pemilihan psikologinya," tandasnya.