Satu Lagi Jemaah Haji Asal Bima Meninggal di Makkah

Bima, IDN Times - Zaenab Ismail Saaban, jemaah haji asal Desa Karumbu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal di tanah suci, Makkah. Perempuan 56 tahun ini menghembuskan nafas terakhir tidak lama setelah dirawat di rumah sakit, Minggu (2/7/2023) kemarin.
Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 6 Fathurahman mengatakan sebelum meninggal dunia, Zaenab bersama rombongan pulang dari Mina pada Sabtu (1/7/2023). Tidak cukup dari 24 jam setelah itu, Zaenab tiba-tiba pingsan di hotel penginapan.
1. Miliki riwayat penyakit paru-paru

Zaenab lalu diberikan penanganan awal oleh sejumlah tim kesehatan Kloter. Sayangnya upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga dia langsung dilarikan ke An-Noor Specialist Hospital pada pukul 06:00 menggunakan mobil ambulance.
"Dari rekam jejak medisnya, almarhumah ini memiliki riwayat penyakit paru-paru," kata Fathurahman dikonfirmasi IDN Times, Selasa (3/7/2023).
2. Meninggal saat dirawat di rumah sakit

Tidak lama setelah dirawat intensif di RS setempat, kondisi kesehatan Zaenab semakin parah. Dia pun akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 07.15, lalu dimandikan dan disolatkan di Masjidil Haram.
"Setelah dimandikan dan di kafani, jasad almarhumah lalu disolatkan di Masjidil Haram," terangnya.
3. Dikebumikan ke pemakaman suraya

Setelah itu, jasad almarhumah di kebumikan bersama seorang jemaah haji dari Kota Bima dan 2 orang lainya dari daerah lombok. Jasad mereka dimakamkan di kawasan pemakaman Soraya wilayah setempat.
"Keempat jemaah haji ini meninggal di hari yang sama," terang Fathurahman.
Sebagai informasi, sebelum Zaenab, setidaknya sudah 2 orang jemaah hasil asal Kabupaten Bima yang meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Masing-masing jemaah haji asal Kecamatan Donggo bernama Jafar dan Halimah Salam Baki dari Kecamatan Parado.



















